2 Warga Tewas Tertimbun di Bekas Tambang Emas di Madina

  • Whatsapp
Ist/Dtc

MADINA, teritorial24.com-Dua warga ditemukan tewas tertimbun longsor di bekas tambang emas di Desa Tapus Kecamatan Linggabayu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut).

Kedua korban, yakni Darus (35) dan Kating (29). Mereka merupakan warga Kecamatan Linggabayu.

Bacaan Lainnya

Kedua penambang diketahui tewas tertimbun longsor saat melakukan pencarian emas di eks lokasi tambang PT Madina Madani Mining (M3) yang ada di kelurahan itu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua penambang itu ditemukan tewas pada Kamis (19/1) sekira pukul 15.45 WIB.

Tim gabungan yang terdiri TNI, Polri, BPBD Madina sempat diturunkan ke lokasi untuk membantu warga mencari para korban. Kedua korban berhasil ditemukan setelah 12 jam kemudian.

Kedua korban ditemukan pada pukul 04.00 WIB dalam keadaan meninggal dunia.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Madina Mukhsin Nasution menyebutkan peristiwa longsor itu terjadi pada Kamis (19/1/2023) sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, kedua korban tengah mencari emas di lokasi kejadian.

Namun, tiba-tiba terjadi longsor hingga akhirnya menimpa keduanya.

“Sekitar jam 3 sore, di bekas tambang emas. (Korban) lagi menambang, tiba-tiba ada longsor,” kata Mukhsin saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (20/1/2023).

Mukhsin menyebutkan kejadian itu lalu dilaporkan ke BPBD Madina. Petugas yang menerima informasi kejadian langsung menuju lokasi untuk mencari korban.

Kedua korban baru ditemukan pada pagi tadi sekitar pukul 04.00 WIB.

“Ditemukan sekitar jam 4 pagi tadi,” ungkapnya.

Seusai ditemukan, kata Mukhsin, jenazah kedua korban langsung dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan.

“Sudah diserahkan ke keluarga,” ujar Mukhsin.

Sementara itu, Kapolres Madina, AKBP HM Reza Chairul Sidik yang dikonfirmasi wartawan, Jumat (20/1) menyampaikan, jika pihaknya saat ini sedang berada di lokasi melakukan penyelidikan atas kejadian itu.

“Anggota dari Polsek dan Satreskrim Polres Madina saat ini sedang melakukan penyelidikan di lokasi. Kita juga sedang melakukan olah TKP, pemasangan police line sambil mencari orang yang bertanggung jawab atas kejadian itu,” sebut Reza.

Selain itu, kata Reza pihak kepolisian juga akan melakukan proses hukum kepada pemilik tanah, pemodal dan pemilik mesin pada aktivitas tambang itu. (ant/dtc)

Pos terkait