Akibatkan Banjir, Pembangunan CBD Kota Tebingtinggi Disoal Warga

  • Whatsapp

TEBING TINGGI, teritorial24.com – Pembangunan lokasi wisata CBD (Central Bussines District) di Jalan KF Tandean depan Pasar Sakti, Lingkungan III, Kelurahan Bajenis, Kota Tebingtinggi dipersoalkan warga yang bermukim disekitarnya.

Pasalnya, setelah pembangunan tembok CBD yang ditimbun dan ditembok tinggi melebihi tingginya lokasi pemukiman tempat tinggal warga.

Bacaan Lainnya

Sehingga apabila hujan turun, arus air terhalang oleh tembok dan mengakibatkan air menggenangi pemukiman rumah mereka.

“Lahan di belakang rumah kami ini awalnya rawa dan di buka kemudian di timbun dan di dinding tinggi. Sebelumnya kami tidak pernah mengalami kebanjiran, kecuali banjir yang meluap dari Sungai Padang,” ungkap Rustina seorang ibu rumah tangga yang ditemui wartawan, Jumat 13 Januari 2023.

Ditambahkannya, bahwa sekarang ini kami ada tujuh rumah, setiap hujan agak lebat tidak berhenti maka naiklah airnya setinggi betis orang dewasa masuk kedalam rumah, akibatnya banyak peralatan rumah kami yang rusak dan aktifitas kami sehari haripun terganggu, belum lagi kerugian yang lain yang kami alami, susah kali rasanya, cetusnya.

Terkait kondisi tersebut, ia meminta kepada Pemkot Tebingtinggi bagaimana saluran parit di sini agar dibenahi, karena apabila hujan air itu tidak tertampung maka melimpah ke sini ke tempat kami ini karena parit terlalu kecil,di lebarkanlah paritnya.

Senada dengan itu, H.Lian Hasibuan warga lingkungan yang sama kepada awak media ini mengatakan bahwa persoalan ini sudah pernah di laporkan kepada Anggota DPRD Kota Tebingtinggi Anda yasser politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) beberapa waktu sebelumnya.

“Kebetulan saat itu Bapak Anda Yaseer melihat langsung parit yang tertimbun akibat puluhan truck yang masuk ke lokasi,” ujarnya.

H Lian Hasibuan berharap Dinas terkait terkait menuntaskan permasalahan banjir di lingkungan mereka.

Pernyataan H Lian Hasibuan dibenarkan Anggota DPRD Kota Tebingtinggi asal PKS Anda Yaseer via WhatsApp.

“Iya saya tinjau langsung dan bertemu H. Lian Hasibuan dan beliau cerita langsung pada saya perihal masalah di lingkungannya.

Namun yang sangat saya sesalkan saat masyarakat membutuh penanganan cepat untuk membenahi saluran air yang bermasalah supaya tidak banjir, Kadis PU tidak pernah mau mengangkat telepon saya, adapun hal yang saya sampaikan agar membenahi parit parit yang bermasalah,” pungkasnya, Kamis (12/1/2023).

Terpisah , Lurah Bandar Sakti Seman Harahap saat di konfirmasi via WhatsApp mengatakan bahwa permasalahan ini sudah dirapatkan di tingkat kota dan memang permasalahannya parit di sepanjang Pasar Sakti itu tidak dapat menapung arus air karena ada sumbatan di situ, salah satu penyebanya ada pipa air PDAM.

“Sampah sangkut dan tersumbat di situ sehingga arus air terhambat. Pipa PDAM bagai mana supaya di kondisikan agar tidak mempersempit aliran air kemudian parit di dalamkan dan di lebarkan agar arus air lancar,” terangnya.

Seman juga menyampaikan untuk kelancaran dan kenyamanan bersama ia meminta pihak pengembang untuk memperhatikan permasalahan banjir di lingkungan warga setempat.

” Hal ini telah saya sampaikan ketika rapat tingkat kota bersama Pj Walikota Tebingtinggi,” tulisnya melalui WhatsApp .(Awaluddin)

Pos terkait