Cewek ABG Dipaksa Ngeseks Sama Teman Ayahnya di Bukit, Ketahuan Lagi Pakai Celana

  • Whatsapp
ilustrasi
example banner

ASAHAN, teritorial24.com–Cewek ABG, Mekar (sebut saja begitu) di Desa Sidomulyo Kecamatan Tinggi Raja, Kabupaten Asahan mengaku telah diembat alias disetubuhi oleh pria duda, yang merupakan teman ayahnya berinisial SU alias AN. Perbuatan itu terjadi di satu bukit yang berada dekat tempat tinggal mereka.

Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa yang terjadi tanggal 2 Nopember 2020 lalu, berawal saat SU alias AN menghubungi korban melalui handphone, dan menyuruh Mekar untuk datang menemuinya di satu bukit yang berada di dekat rumah mereka.

Mekar yang mengenal pelaku sebagai teman ayahnya datang ke bukit tersebut. Mekar bertemu dan sempat berbincang-bincang dengan SU. Tak berapa lama, SU memaksa Mekar untuk melakukan persetubuhan dengan berkata kepada Mekar untuk diam aja dan jangan banyak komen.

Sementara, ibu korban berinisial S saat pulang ke rumah tidak menemui putri ketiganya yang masih berusia 12 tahun itu. Lalu S mengajak suaminya, ZN untuk mencari putrinya. Namun mereka tidak berhasil menemukan putri mereka.

Selanjutnya ZN menyuruh istrinya pulang, sementara ZN masih melakukan pencarian putri mereka. ZN menuju ke bukit di dekat rumah mereka dan melihat temannya, SU (pelaku) dan Mekar sedang memasang celana.
Melihat hal itu, ZN mengejar pelaku SU, namun pelaku berhasil kabur. Tak terima perbuatan pelaku SU terhadap putri mereka, ZN dan istri melaporkan peristiwa tersebut ke Kepala Dusun, Kepala Desa (Kades) Sidomulyo, Sunardi, dan ke pihak Kecamatan Tinggi Raja.

Kades Sidomulyo yang mendapat laporan tentang ada warga desanya yang menjadi korban pemerkosaan, langsung melakukan pencarian terhadap pelaku SU ke seluruh tempat, termasuk bukit-bukit, yang diduga tempat persembunyian pelaku. Namun pelaku tidak berhasil ditemukan.

Keterangan dari ibu korban, pelaku merupakan teman dari ayah korban, selama ini sering datang ke rumah mereka. Ibu korban tidak menyangka, pelaku SU tega melakukan pemerkosaan terhadap putri mereka.

Menurutnya, usai kejadian tersebut, pihak keluarga telah melaporkan peristiwa pemerkosaan tersebut ke Polres Asahan dan putri mereka telah divisum oleh pihak rumah sakit umum.

“Hasil visum tidak ada diserahkan kepada kami, kata pihak rumah sakit, hasil visum akan diserahkan ke Polisi,” ujar S.

“Kami berharap, Polisi segera menangkap pelaku,” harapnya. (tsn)

example banner

example banner