Desa Purworejo Alokasikan DD 2022 Untuk Pengaspalan Jalan dan Perbaikan Jalan

BLITAR, teritorial24.com – Adanya Dana Desa (DD) adalah dengan tujuan sebagai bentuk komitmen negara dalam melindungi dan memberdayakan desa agar menjadi kuat, maju, mandiri dan demokratis. Dengan adanya Dana Desa, desa dapat menciptakan pembangunan dan pemberdayaan desa menuju masyarakat yang adil, makmur dan sejahtera.

Terkait penggunaan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2022, Kepala desa Purworejo Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar Kalinggo Purnomo SE mengungkapkan, selain untuk penanggulangan Pandemi covid-19 melalui BLT DD 40 persen, juga 20 persen digunakan untuk ketahanan pangan, untuk PPKM 8 persen, dan sisanya untuk kegiatan infrastruktur.

Bacaan Lainnya

Kegiatan infrastruktur antara lain, perbaikan jalan aspal di ruas dusun Gendong Desa Purworejo dan untuk pengaspalan jalan di lintas selatan dusun Purworejo atau belakang SMPN Sanankulon, Rabu,21/9/2022.

“Untuk Volume yang dibangun 800 meter untuk perbaikan aspal senilai 103.490.250, sedangkan untuk pengaspalan sepanjang 181 meter dengan anggaran 55.971.750.dusun Purworejo,”ungkap Kepala desa Kalinggo Purnomo,SE.

Lebih lanjut Purnomo mengatakan, untuk anggarannya diambilkan dari DD, karena dua tahun sejak adanya Pandemi belum bisa menganggarkan untuk kegiatan infrastruktur, selain penanganan Pandemi. Baru tahun 2022 ini diupayakan untuk pembangunan.

“Alhamdulilah sudah selesai.

Ini juga mengakomudir dari RKP yang sempat tertunda yang refokusing pada tahun 2020-2021,”ujarnya.

Di tahun ketiga sejak pandemi ini, Kepala desa yang juga sebagai dalang wayang kulit tersebut menjelaskan, sudah bisa mencicil anggaran untuk kegiatan kegiatan yang sifatnya aspirasi masyarakat terutama di dusun Gendong dan masih ada lagi kelanjutannya di tahun 2023 untuk perbaikan aspal karena dari 750 m itu masih bisa di sisihkan anggaran untuk pengaspalan Jalan Sepanjang 181m.

“Sisanya akan diadakan pengusulan pengusulan. Dan nantinya juga ada bantuan dari Pemprov Jawa Timur yang diperuntukan kegiatan pengaspalan jalan di lintas selatan desa Purworejo,”jelasnya.

Agar tidak terjadi tumpang tindih, Purnomo memaparkan, dengan menyisihkan sedikit sedikit apa yang bisa disisipkan di kegiatan pelaksanaan tahun 2022. Hal

Ini merupakan suatu bentuk dari komitmen dari pemerintah desa Purworejo dalam melaksanakan RPJMdes yang notabene sudah kehilangan momen di tahan 2020-2021.

“Ini akan berkelanjutan Karena RKP yang sudah dibahas tahun 2019 total tidak bisa melakukan kegiatan karena adanya Pandemi covid-19 yang hampir seluruh anggaran tersebut dipergunakan untuk penanganan dan pencegahan covid-19.

Oleh sebab itu saya minta mohon dukungan dan support seluruh elemen warga masyarakat di desa Purworejo semoga kegiatan ke depan akan lebih baik dalam peningkatan terutama bidang infrastruktur,” paparnya.

Harapannya, kegiatan ini bisa bermanfaat pada mayarakat terutama untuk aktivitas kegiatan perekonomian juga untuk mengurangi kecelakaan lalu lintas.(Didik)

Pos terkait