Digerebek Lagi Berduan di Hotel di Medan, Duh! Suami Anggota DPRD Tanjungbalai Digaet Pelakor

  • Whatsapp
Ilustrasi. Bolmora.com

TANJUNGBALAI, teritorial24.com- CB, anggota DPRD Tanjungbalai, Sumatera Utara menjadi pemberitaan karena suaminya direbut perempuan perebut laki orang alias pelakor.

Suami CB itu disebut direbut oleh seorang aparatur sipil negara (ASN) berinisial DP. DP diberitakan adalah seorang oknum camat di Aceh Tenggara.

Bacaan Lainnya

Diketahui, Nisa, sapaan akrab CB, merupakan kader Partai Golkar. Nisa merupakan adik kandung Wali Kota Tanjungbalai nonaktif Muhammad Syahrial. Nisa dinobatkan sebagai anggota DPRD Tanjungbalai tahun 2019-2024, dengan tanggal kelahiran 2 Februari 1993.

Nisa terpilih menjadi DPRD Tanjungbalai dengan 2.631 suara, dan menjadi suara terbanyak di Daerah Pemilihan (Dapil) III yang meliputi Kecamatan Sei Tualang Raso hingga Teluk Nibung.

Dengan total suara 2.631 suara, Nisa menjadi politikus Golkar yang memiliki suara terbanyak ke – 2 di Tanjungbalai setelah Gotex Salim yang memiliki suara sebanyak 2.681 suara yang hanya berselisih 50 suara.

CB merupakan anak dari almarhum Haji Zulkifli Asmara Batubara yang sebelumnya menjabat sebagai Penasihat Partai Golkar Tanjungbalai.

Sebelumnya, Kepala BPKAD Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara (Sumut), AR, dilaporkan ke polisi karena diduga melakukan perselingkuhan. Laporan itu disampaikan istri AR berinisial CB alias Nisa, usai melakukan penggerebekan.

“Yang menggerebek itu istrinya bersama keluarga. Setelah itu mereka bikin laporan ke Polrestabes,” kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (13/10/2021).

AR digerebek bersama seorang wanita di hotel Medan. Wanita itu diketahui merupakan seorang ASN asal Aceh.

“ASN di Aceh,” tutur Hadi.

Hadi mengatakan polisi masih mendalami kasus dugaan perzinaan ini.

“Masih didalami Polrestabes,” jelasnya.

Sebelumnya, Kepala BPKAD Tanjungbalai berinisial AR diamankan karena dugaan melakukan perzinaan. Dia dilaporkan usai digerebek di salah satu hotel di Medan.

“Iya, betul,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi saat dimintai konfirmasi soal kabar AR diamankan, Selasa (12/10).

Hadi mengatakan AR ditangkap pada Kamis (7/10). Polisi masih melakukan penyidikan dalam kasus ini.

“Kamis (7/10), dalam penyidikan,” ucapnya. (Trb/Dtc)

Pos terkait