Disenggol Truk Pas Naik Yamaha N-Max, PPK Sei Bamban Dan PPS Penggalangan Opname

  • Whatsapp
example banner

SEI RAMPAH, teritorial24.com – Seorang Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) pada Pemilu Serentak 2019 yang sedang berboncengan mengalami musibah kecelakaan lalulintas di  Jalinsum  Medan – Tebing Tinggi, KM 55 – 56 tepatnya di Dusun II Desa Firdaus, Kec. Sei Rampah, Kab.Sergai, Prov. Sumut, Senin (25/3) sekitar pukul 11.30 WIB.

Kedua korban,  yang mengendarai motor Yamaha N-Max plat BK 4241 NAT bernama Linda Wati (26) warga  Dusun  I Jalan Protokol Sei Bamban, Kec. Sei Bamban, Kab. Serdang Bedagai. Ia mengalami alis sebelah kanan mengalami luka robek, pipi sebelah kiri lecet, tangan kanan lecet, kaki kanan terasa sakit dan usai kejadian berobat di RSUD Sultan Sulaiman.
Sedangkan yang dibonceng, bernama, Elvina  (43)  warga Dusun IV Desa Penggalangan, Kec. Sei Rampah, Kab. Serdang Bedagai. Ia  mengalami tangan kanan memar, lutut kanan terasa sakit, bahu kanan terasa sakit, dan  tidak berobat.
Kendaraan kedua penyelangara Pemilu Serentak 2019 tersebut disenggol  Truck Tronton Hino plat BK 9268 BT yang di kemudikan Joni Simanjuntak (55) warga Dusun VI Desa Patumbak Kampung Patumbak, Kab. Deli Serdang.
Informasi yang diperoleh teritorial 24.com, bahwa insiden  bermula saat Truck Tronton Hino plat BK 9268  BT yang datang dari arah Medan Menuju Tebing Tinggi dan kurang hati hati, setibanya di TKP pada saat mendahului sepeda motor N-Max plat BK 4241 NAT yang berboncengan.
Mobil Truck Tronton Hino kurang ke kanan jalan sehingga pada bagian samping kirinya menyerempet atau menabrak pada bagian samping kanan sepeda  motor yang Akibatnya, kendaraan korban terjatuh berikut yang mengendarainya.
Ketua PPK Kec. Sei Bamban, Pujianto ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa rekannya mengalami kecelakaan pada saat sedang melaksanakan tugas Pemilu 2019. “Rekan saya itu dari kantor KPU Sergai dalam melaksanakan tugas penyelengaraan pemilu yang sudah dekat. Lantaran luka nya cukup serius korban masih diopname,” bilang Pujianto.(setia budi)

example banner

example banner