Ditinggalkan Kawan,  Maling Kereta Tewas Dimassa

  • Whatsapp

SERDANGBEDAGAI,T24 – Fajar Ibnu alias Kinoi (29) tewas dimassa setelah kepergok sedang mengengkol kereta pemiliknya di Dusun III, Desa Pematang Tatal, Kec.Perbaungan, Kab.Sergai, persisnya di halaman rumah korban, Senin malam (8/10/2018) sekitar pukul 23.30 WIB.

Informasi yang dihimpun teritorial24.com, tersangka tewas, Rabu (10/10/2018) sekitar pukul 21.35 WIB  di RSU Grand Medistra Lubuk Pakam, Kab.Deli Serdang.Selanjutnya jenazah tersebut langsung dibawa pihak keluarga di rumah orang tuanya di Dusun ll, Desa Cinta Air, Kec.Perbaungan untuk dimakamkan.

Menurut keterangan pihak RSU Grand Medistra yang menangani tersangka yang tewas diakibatkan terjadi pemukulan benda tumpul pada sekitar kepala bagian badan ,kaki patah sebelah kanan , mata bengkak dan terjadi pembekakan diareal kepala.

Sebelumnya tersangka, sedang menyatroni rumah korban Joko Prayetno (30) dengan saksi Hengki Herisandi dani Nani Ripita sedang berada di dalam rumah korban sambil istirahat. Pada saat itu akan mengecek pintu dan jendela rumah, karena masih pukul 21.30 WIB korban masih menonton televisi di ruang tamu bersama saksi Hengki .

Pada saat sedang asyik menonton acara di televisi korban mendengar ada suara sepeda motor berhenti di depan rumah, awalnya korban mengira  hanya tetangga yang baru kembali dari kerjanya namun beberapa saat korban tersentak karena ada suara cagak sepeda motor yang bergeser sehingga menimbulkan bunyi “Kackk..!!” korban tersentak karena mengingat sepeda motornya di parkir di teras depan rumah.

Joko langsung berdiri dari ruang tamu menuju keteras luar rumah yang di ikuti oleh saksi Hengki dan melihat sepeda motor korban sudah bergeser dan ada seorang laki-laki sedang menggeser dan sambil mengengkol-engkol sepeda motor tersebut.

Namun beruntung sepeda motor milik korban tersebut tidak dapat hidup dan melihat ada seorang lagi teman tersangka sedang menunggu sambil akan bersiap tancap gas, melihat korban keluar dari dalam rumahnya teman tersangka langsung pergi meninggalkan tersangka dengan tancap gas.

Namun tersangka Kinoi alias Noi masih sempat mengengkol-engkol beberapa kali sepeda motor korban namun tidak juga dapat menyala karena takut akan di tangkap  korban dan saksi tersangka langsung menjatuhkan sepeda motor korban sambil berlari kearah semak-semak.

Melihat tersangka kabur korban meneriaki tersangka dengan mengatakan ” maling…maling…tolong…” mendengar teriakan korban masyarakat setempat berhambutran keluar dari dalam rumah dan dari warung sempat mengejar tersangka namun tersangka bersembunyi di kegelapan malam, beberapa saat setelah melakukan pencarian kepala Desa Pematang tatal memberikan informasi kepada pihak kepolisian dengan menghubungi opsnal polsek perbaungan.

Beberapa saat setelah Kades Pematang Tatal menginformasikan kejadian tersebut di dapat informasi bahwa tersangka tertangkap massa yang sudah berkumpul mencari tersangka di seputaran Dusun III Desa Pematang  Tatal Perbaungan. Team Osnal yang sudah dalam perjalanan mendapat informasi tersebut dan langsung ke TKP namun tersangka sudah di bawa ke kantor Desa Pematang tatal.

Setelah sampai di kantor desa petugas mendapati tersangka dalam kondisi lemas dan wajah bengkak serta mulut dalam keadaan pecah di duga sementara karena di pukul oleh massa pada saat tertangkap oleh masyarakat yang mengejarnya.Kemudian petugas melakukan interogasi terhadap korban dan saksi-saksi dan juga Kepala Desa Pematang Tatal mengenai kondisi tersangka yang di amankan di kantor desa.

Melihat kondisi tersangka Kinoi alias Inoi tidak memungkinkan karena tidak dapat di ajak komunikasi lantara pingsan, karena pada wajah korban mengalami bengkak, bibir atau mulut mengalami luka dan pecah lalu petugas membawa tersangka ke Puskesmas Perbaungan serta mengamankan barang bukti 1 unit sepeda motor merk Honda Supra X ke komando.

“Sampai sekarang keluarga tersangka belum membuat laporan perihal tewasnya Fajar Ibnu alias Kinoi. Dan kasus laporan korban sipemilik motor di- SP 3 kan, lantaran kasus tersebut tersangka meninggal dunia. Kendati demikian personel telah melakukan lidik dan pulbaket kepada masyarakat Desa Pematang Tatal yang turut serta mengamankan tersangka yang meninggal dunia sebelum diboyong ke Polsek Perbaungan,” terang Kanit Reskrim Polsek Perbaungan, Ipda M Tambunan kepada teritorial24.com.(JURLIS)