Dugaan Penambangan dan Penebangan Kayu di Desa Manumpak B, Poldasu dan Polresta DS Sama-Sama Akan Gelar Perkara

  • Whatsapp
Personel Polda Sumut melakukan penyelidikan di lokasi penambangan. (DOK/As)
example banner

DELISERDANG, teritorial24.com-Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Deliserdang dan Unit IV Subdit IV/Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumut, dalam waktu dekat ini sama-sama akan menggelar kasus dugaan penambangan batu koral dan penebangan kayu, di Desa Gunung Manumpak B, Kecamatan STM Hulu, Kabupaten Deliserdang.

Gelar perkara dilakukan untuk memastikan apakah kasus tersebut akan dinaikan menjadi penyidikan dan menetapkan tersangka atau tidak. Pun begitu, kabarnya kasus tersebut akan segera memunculkan siapa sosok yang akan dijadikan tersangka.

“Kita sudah meminta keterangan saksi dari masyarakat setempat, Kepala Desa (Kades) Gunung Manumpak B, Camat STM Hulu, pihak Kehutanan, perizinan, dan instansi terkait lainnya. Hasil pemeriksaan itulah kita gelar,” kata Kasat Reskrim Polresta Deliserdang, Kompol M Firdaus dikonfirmasi wartawan di Polresta Deliserdang, Kamis (30/7).

Senada juga dikatakan Kanit IV Subdit IV/Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumut, AKP M Oktavianus Sitinjak ketikan dihubungi wartawan.

“Harus digelar dulu dan dari hasil gelar itu nanti bisa disimpulkan siapa yang bakal tersangka,” pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, General Manager (GM) PT Adiguna Makmur, Cetak Barus kepada wartawan beberapa waktu lalu, mengakui izin penambangan PT Adiguna Makmur sudah berakhir, pada Maret 2019 lalu dan perpanjangannya masih dalam pengurusan. Namun, sampai saat ini tak kunjung keluar. (As)

example banner

example banner