Duh! Ngaku Debt Collector Pakai Pakaian Aparat, Rampas Sepeda Motor, 2 Pria Ini Diciduk, 1 Sempat Digimbali Massa

  • Whatsapp
Tersangka, Guntur (kanan atas) yang sempat digebuki massa dan tersangka, Suparno, mantan TNI serta barang bukti sepeda motor yang dikendarai tersangka. (IST/As)
example banner

LUBUKPAKAM, teritorial24.com-Dua tersangka pelaku perampasan sepeda motor modus debt collector, Guntur Harry Wibowo Limbong (24), warga Dusun Warung Seri, Desa Sumber Rejo, Kecamatan Pagar Merbau dan Suparno (56), pensiunan tentara (TNI), warga Dusun VII, Komplek Sukamaju Indah, Blok S-57, Sunggal, Kecamatan Sunggal diamankan personel Polsek Lubukpakam. Satu tersangka bernama Guntur sempat digimbali massa sampai babak belur.

Kanit Reskrim Polsek Lubukpakam, Ipdu Randy Anugrah Putranto kepada wartawan, Jumat (20/11), menerangkan peristiwa yang membuat keduanya jadi tersangka, berawal Senin, 9 November 2020 lalu, jam 15.00 WIB. Korban, Heddy Hutagaol (58), sopir, warga Dusun IV PNS I, Jalan Hamparan Perak, Kecamatan Lubukpakam, Kabupaten Deliserdang, melintas mengendaraisepeda motor Honda Beat warna hitam BK 3617 AHR, di Jalan Pembangunan, Desa Sekip, Kecamatan Lubukpakam, Deliserdang.

Tiba-tiba, korban dipepet dua orang tak dikenal (OTK) yang juga mengendarai sepeda motor. Keduanya memakai helm dan memakai celana loreng TNI.

“Kedua pelaku menyetop korban dengan mengatakan, kamu pinggir, sepeda motor ini bermasalah. Sini kunci kontaknya. Lalu mengambil blanko warna kuning stempel dari PT Finance Showroom Indonesia dan menulis tanda terima kereta,” terang Randy.

Setelah itu, datang lagi empat orang laki-laki mengendarai sepeda motor, juga memakai celana loreng TNI, berkumpul dan membawa sepeda motor korban. Sepuluh hari berselang, Kamis (19/11), jam 20.00 WIB di Lapangan Sepakbola Pemkab Deliserdang, Desa Tanjung Garbus, korban melihat ada tujuh laki-laki memakai seragam loreng TNI.

Korban yang curiga dengan ketujuh laki-laki berseragam loreng itu, dan menduga merekalah pelaku yang merampas sepeda motornya, lantas memanggil warga sekitar guna memastikan ciri-ciri pelaku.

Di lokasi itu, ternyata korban mengenali satu dari ketujuh pria berseragam loreng tersebut. Dia adalah tersangka, Guntur Harry Wibowo Limbong. Karena, menurut tersangka, Guntur lah yang menyerahkan blanko warna kuning saat sepeda motornya dirampas.

Korban dan warga sekitar langsung menangkap Guntur. Warga pun sempat memukulinya hingga babak belur.
Kejadian itu sampailah ke telinga personel Polsek Lubukpakam yang langsung datang ke lokasi mengamankan Guntur. Dari keterangan Guntur, polisi kemudian menangkap satu pelaku lainnya, Suparno, yang merupakan bekas tentara.

“Kita masih mengejar pelaku lainnya. Untuk kedua tersangka, kita jerat Pasal 365 subsider Pasal 368 KUHPidana tentang Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan (Curas) dan atau Pemerasan dan Pengancaman, dengan ancaman di atas lima tahun pejara,” terang mantan Kanit Reskrim Polsek Batangkuis itu. (As)

example banner

example banner