3 TAHUN SUMUT

Galian C Diduga Ilegal di Bangun Purba Dijual ke Sergai, Kapolresta Deliserdang: Akan Kami Selidiki

  • Whatsapp
Aktivitas galian C di Dusun I, Desa Damak Maliho, Kecamatan Bangun Purba. (Ist/As)

DELISERDANG, teritorial24.com-Masalah galian C di Kabupaten Deliserdang  seolah tak ada habisnya. Hampir di semua daerah ada lokasi galian C yang disinyalir ilegal.

Setelah galian C di Jalan Rawa Keong, Desa Penara Kebun, Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang, ditutup petugas Ketenteraman dan Ketertiban (Trantib) Kecamatan Tanjungmorawa bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Deliserdang, Jumat lalu (9/7), kini muncul lagi galian C diduga ilegal baru di Dusun I, Desa Damak Maliho, Kecamatan Bangun Purba, yang sudah berlangsung sejak beberapa bulan belakangan.
Dari informasi yang dihimpun, Senin (12/7), galian C tersebut dikelola NB. Pihak pemerintahan kecamatan dan kepolisian setempat diduga ‘tutup mata’.
“Warga sudah resah. Kalau hanya menggali tanah tak masalah. Ini sudah menjual keluar daerah,” kata salah seorang warga sekitar.
Mereka menyebut, tanah galian C itu dijual ke daerah Serdangbedagai (Sergai). Dari aktivitas galian C dan truk-truk pengangkutnya itu, sambung warga lagi, tanah wakaf rusak, begitu pula dengan pagar Selamat Datang di desa itu.
“Akibatnya, tanah wakaf rusak dan dinding pagar Selamat Datang juga rusak,” imbuhnya.
Sekaitan dengan itu, Kapolresta Deliserdang, Kombes Pol Yemi Mandagi yang dikonfirmasi, berjanji akan memerintahkan personelnya untuk mengecek ke lapangan. “Trims. Akan kami selidiki,” jawabnya. (As)

Pos terkait