3 TAHUN SUMUT

Galian C Rawa Keong Main Terus, Truk Lalu Lalang Angkut Tanah

  • Whatsapp
DELISERDANG, teritorial24.com-Pengusaha galian C Jalan Rawa Keong, Desa Penara Kebun, Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang, seolah tak ada takutnya dengan polisi dan pemerintah daerah (pemda).
Meskipun sempat dihentikan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), beberapa waktu lalu, pengusaha galian C ternyata tetap beroperasi.
Terpantau, Minggu (18/7/2021), truk pengangkut tanah lalu lalang keluar dari lokasi galian Afdeling 3 PTPN 2 ke Jalan Rawa Keong, melintasi jalan Desa Penara Kebun, menuju Jalan Arteri/Sultan Serdang, Desa Sena, Kecamatan Batangkuis.
Truk pengangkut tanah yang melintas di situ menimbulkan kerusakan jalan dan banyaknya debu hingga menempel di daun pohon sawit. Selain itu, warga dan pengguna jalan harus ekstra hati-hati agar terhindar dari kecelakaan.
Persis di persimpangan Jalan Rawa Keong itu, tampak seorang wanita mengatur arah lintasan truk untuk memudahkan armada pengangkut tanah menyeberang tanpa hambatan.
Seperti sudah berbagi tugas, ada satu wanita lainnya juga tampak memudahkan jalur masuk bagi truk yang akan menuju ke lokasi galian tanah. Anehnya, saat wartawan hendak masuk ke lokasi, dering telepon genggam wanita tersebut terus berdering. Padahal, sebelumnya, kedua wanita yang diduga bagian dari pengelola galian tanah itu hanya duduk dan saling bercerita.
Sutan Panjaitan, Humas PTPN 2 Tanjungmorawa saat dikonfirmasi wartawan melalui seluler mengatakan, dia belum bisa memastikan apakah lokasi galian tanah itu masuk ke dalam areal kebun atau tidak. Diapun mengakui bila sebelumnya juga sudah pernah mendapat informasi tentang truk pengangkut tanah melintas di jalan tersebut.
Sutan berjanji akan segera menindaklanjuti dan meninjau lokasi galian tersebut. “Kita belum bisa memastikan lokasi galian yang ada di situ masuk areal perkebunan tanpa meninjau langsung lokasinya,” katanya.
Terpisah, Camat Tanjungmorawa, Marianto Irawadi saat dikonfirmasi wartawan, seolah merasa kaget mendengar informasi tentang aktivitas galian C diduga tanpa izin di wilayah kerjanya itu. “Saya akan segera menurunkan trantib untuk menindaklanjuti informasi itu. Soalnya bila itu terjadi akan segera kita tertibkan dengan berkordinasi kepada instansi terkait,” janji Marianto. (As)

Pos terkait