Gerakkan Ekonomi Saat Pandemi, Bank Sumut Siap Salurkan KUR di Kantor Cabang di Sumut

  • Whatsapp
Gerakkan Ekonomi Saat Pandemi, Bank Sumut Siap Salurkan KUR di Kantor Cabang di Sumut
example banner

Medan, teritorial24.com-Sebanyak 139 kantor siap menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di tengah pandemi Covid-19 yang melanda tanah air, untuk kembali menggerakkan ekonomi di Sumut.

“Sebanyak 139 kantor Bank Sumut sejak Januari kemarin sudah menyalurkan KUR. Bukan hanya di Kota Medan tapi juga di seluruh kabupaten/kota. Tapi, mungkin untuk sementara kota-kota besar dahulu,” kata Ramadhan Muda, ST, Kepala Pimpinan Pemasaran Kantor Pusat Bank Sumut, saat ditanyai wartawan menjadi narasumber, di acara Ujian Anggota Muda dan Anggota Biasa PWI Sumatera Utara, dengan tema Memperkokoh Solidaritas Organisasi dan Profesi, di Balai Wartawan Parada Harahap, Medan, Sabtu (3/4/2021).

Bacaan Lainnya

Dalam paparannya yang berjudul Peran Bank Sumut Dalam Pemulihan Kondisi Ekonomi, Alumni Fakultas Teknik USU itu mengatakan, ujian pandemi Covid-19 amat sangat berat.

“Kita tahu dampak pandemi 2020 kita sangat berat. Tapi kita mendapat perbaikan-perbaikan kondisi di tahun ini didukung pemerintah pusat. Kita lakukan pemberian kredit kepada debitur-debitur supaya survive,” kata pria yang pernah menjabat Pimpinan KCP Pasar Taviv Binjai itu.

Selain itu, katanya, pihaknya juga melakukan pengeluaran secara effisiensi untuk menghadapi krisiis ekonomi.

Menurutnya, saat ini Sumut dan Indonesia khususnya dalam pemulihan kondisi ekonomi, karena secara dunia global mengalami kerontokan termasuk negara maju seperti Singapura, Inggris, Jerman.

Malah, katanya, kondisinya Cina sebagai titik awal Covid-19 juga mengalami kerontokan, dan malah mengalami resesi di 3 kuartal berturut-turut.

Menurut Ramadhan, Indonesia kemarin tidak sempat mengalami pada saat menjelang waktu kuartal ketiganya ada sedikit positif.

“Makanya kita diselamatkan untuk hal itu secara perbankan nasional, banyak perbankan mengalami kemunduran pencapaian 3 sampai 5 persen,” katanya.

Untuk Bank Sumut sendiri, katanya, dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini pencapaiannya 5,5 persen. Itu artinya, dengan kondisi naik itu pemberian kredit bisa diberikan sebesar Rp23,7 triliun di tahun 2020.

Untuk itu, katanya, dengan kondisi ini peran Bank Sumut ataupun strategi Bank Sumut harus melakukan perbaikan tahun 2021. Di tahun 2021 ini pihaknya membuat strategi produk-produk digitalisasi yang telah dilakukan di tahun 2020 seperti SMS Banking.

“Sekarang udah Mobile Banking untuk memenuhi kebutuhan para nasabah, secara perorangan maupun corporate. Kita lakukan pengembangan Cash Management System Kas Daerah (CMS Kasda). Untuk pembayaran pajak mobil pajak kendaraan kita lakukan sampai semua jadi elektronik,” katanya.

“Insha Allah sebelum pertengahan tahun 2021 kartu ATM juga sebagai debit card kita luncurkan. Artinya dalam pembayaran terhadap produk-produk sudah bisa melakukan gesek,” katanya.

Selain itu, lanjutnya, Bank Sumut juga melakukan beberapa prograding dengan perbankan-perbankan lainnya, dalam pemulihan ekonomi nasional sebesar Rp5 triliun, dengan pencapaian 93% bantuan dana yang dikirim pemerintah pusat.

“Kita salurkan kembali dalam bentuk kredit sebesar Rp2 triliun supaya kondisi usaha masyarakat bisa bangkit kembali, dan kita juga membuat cara pembayaran retribusi juga melalui retribusi elektronik pemutihan, dan juga kepada pedagang kita buat laku pandai,” katanya.

Jadi, katanya, tahun 2021 adalah tahun pembuktian bagi pembangunan karena relaksasi yang diberikan harus tercapai. (red)

example banner

example banner

Pos terkait