Hilang Seminggu, Pengusaha Mobil Rental Ditemukan Tewas dengan Tangan Terikat di Sumur Kebun Sawit

  • Whatsapp
Polisi memeriksa lokasi penemuan jenazah di Tualang, Siak, Provinsi Riau. (ist)

Siak, teritorial24.com-Keberadaan Muhammad Al Hadar (29), pria warga Jalan Hangtuah Ujung, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Riau, terjawab setelah hilang seminggu lalu.

Pengusaha rental mobil ini ditemukan tak bernyawa dalam sumur di areal kebun sawit, Dusun Sekar Mayang, Kampung Pinang Sebatang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Senin (21/9/2020), sekitar pukul 16.00 WIB sore.

Bacaan Lainnya

Mayat itu posisinya berada dalam lubang sumur, persis di belakang rumah kosong. Korban pertama kali ditemukan oleh saksi bernama Surasman.

Penemuan mayat itu langsung dilaporkan ke Polsek Tualang, Polres Siak. Mayat itu dievakuasi menggunakan ambulance ke RS Bhayangkara Polda Riau.

Sebelumnya, korban pamit menjemput perental mobil yang dikemudikan korban ke daerah Kecamatan Koto Gasib, mulai sejak Senin 14 September 2020.

Namun keberadaan korban terakhir terlacak pada 15 September 2020 sekira pukul 04.07 WIB, berada di jalan baru bakal KM 75 daerah Maredan, Siak. Setelah itu tidak ada kontak dengan keluarga.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto menjelaskan, berdasarkan informasi yang dikumpulkan, beberapa hari lalu, laporan orang hilang masuk ke Polsek Tenayan Raya, Polresta Pekanbaru.

Pelapor adalah Tutut Winarti, yang tak lain adalah istri korban.

“Dari informasi tersebut setelah dilakukan pencocokan dari ciri-ciri fisik oleh keluarga yang melaporkan, benar bahwa sesosok mayat laki-laki tersebut merupakan keluarga mereka yang dilaporkan hilang beberapa hari lalu,” jelas Sunarto, Selasa (22/9/2020).

Lanjut Sunarto, jenazah almarhum telah diserahkan kepada pihak keluarga, pada Senin malam tadi.

Jenazah dibawa ke rumah duka di Jalan Segar Ujung, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru.

Ditegaskan Kabid Humas, saat ini tim dari Polres Siak, dibantu personel Jatanras Polda Riau, masih melakukan penyelidikan terkait penemuan mayat Muhammad Al Hadar tersebut.

“Di TKP tidak ditemukan identitas korban. Namun korban teridentifikasi dengan pencocokan ciri-ciri dan pakaian yang digunakan yang dikenali dan diyakini oleh keluarga korban,” pungkas Sunarto.

“Kondisi korban pada saat ditemukan dalam keadaan telungkup di dalam sumur,” kata Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto.

Lanjut dia, mayat itu kedua tangannya terikat ke arah depan, dengan tali tambang warna hijau tua.

Mulutnya ditutup menggunakan handuk, dan kepala ditutup dengan kain celana bahan jeans.

“Korban menggunakan celana pendek di bawah lutut dan baju koko warna coklat tua,” sebut Kabid Humas lagi.

Selanjutnya dipaparkan Sunarto, mayat itu dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau guna kepentingan otopsi.

Sebelum melapor ke polisi, istri korban Tutut Winarti curhat di media sosial jika suaminya tak pulang setelah membawa orang yang merental mobilnya.

Setelah itu, melapor kehilangan suaminya ke Polsek Tenayan Raya di Pekanbaru.

Kapolsek Tenayan Raya Kompol Hanafi saat dikonfirmasi membenarkan telah menerima laporan orang hilang.

“Ya, istri yang bersangkutan lapor ke kita untuk dibantu mencari suaminya,” kata Hanafi kepada wartawan, Senin (21/9/2020).

Ia menjelaskan, Al Hadar awalnya menjemput penyewa rental mobil yang berencana menuju ke daerah Kecamatan Koto Gasib.

Saat itu, ia akan membawa perental selama tiga hari mulai sejak Senin 14 September 2020.

“Korban pamit dari rumah kepada istrinya untuk menjemput penyewa untuk 3 hari perjalanan tujuan ke daerah Gasib, Kabupaten Siak. Korban sebagai pengemudi mobil,” kata Hanafi.

Ia menyebutkan, korban mengemudikan mobil jenis Daihatsu Xenia warna abu-abu metalik dengan nomor polisi BM 1516 PB, dengan menggunakan pakaian baju koko berwarna abu-abu panjang.

Ia menambahkan, terakhir kali keberadaan korban bisa dilacak pada 15 September 2020 sekira pukul 04.07 WIB, berada di jalan baru bakal KM 75 daerah Maredan, Siak.(Trb) example banner

Pos terkait