Ibu Asal Tebing Tinggi dan Pria Pasangan Kumpul Kebo Siksa Anak hingga Tewas, Gara-garanya Begini…

  • Whatsapp
example banner

Pekanbaru, teritorial24.com-Polisi mengungkap penyebab wanita berinisial, YI (34), dan pria selingkuhannya, RH (32), diduga menganiaya anak YI yang masih berusia 2 tahun hingga tewas. Peristiwa ini diduga dipicu keyakinan YI soal makhluk halus di tubuh anaknya, CM.

Peristiwa ini terungkap setelah CM tewas saat dibawa ke RSUD Bengkalis, Riau, Minggu (25/4/2021) siang. Saat itu, dokter di rumah sakit curiga akan banyaknya luka di tubuh CM.

Bacaan Lainnya

“Korban awalnya diantar ibu kandungnya ke rumah sakit karena mengalami sesak. Setelah dicek fisik, dokter curiga, banyak luka memar,” kata Kasat Reskrim Polres Bengkalis, AKP Meki, Jumat (30/4/2021).

Dokter sempat bertanya penyebab luka-luka di tubuh korban. YI (34) kemudian menyebut korban jatuh di rumah selingkuhannya, RH.

“Dokter tidak percaya begitu saja, ditanya lagi, ibu korban marah dan bilang, ‘Jangan asal nuduh. Jangan nuduh saya aniaya ini anak’,” kata Meki.

Korban akhirnya tewas di RSUD Bengkalis setelah sempat dirawat. Dokter kemudian melaporkan kejanggalan tersebut ke Polres untuk ditindaklanjuti.

Polisi kemudian memeriksa sejumlah saksi dan mencari bukti-bukti. Korban diduga dianiaya RH yang merupakan selingkuhan YI.

“RH mengaku penganiayaan karena dalam tubuh korban ada makhluk halus. Jadi ada dikasih cabe, disulut rokok, terus dimandiin bunga. Ininya anak ini dibilang nakal yang kemudian terjadi pemukulan dan tindakan kekerasan lain,” katanya.

Ibu korban juga meyakini ucapan RH. Dia melakukan pembiaran dan akhirnya terjadi penganiayaan di rumah RH di Jalan Bengkalis Kota, Bengkalis.

“Ibunya percaya ada hal-hal makhluk halus, dibiarkan (dianiaya) karena percaya kalau ada makhluk halus. Kejadian terjadi sudah berulang kali yang dalam catatan itu mulai 23-25 April. Tapi penganiayaan itu sudah terjadi berulang kali,” kata Meki.

Meki menyebut YI dan RH tinggal serumah di luar ikatan pernikahan. YI disebut kabur dari rumahya di Tebing Tinggi, Sumatera Utara, dan meninggalkan suami serta anak sulungnya.

“Tinggal serumah tanpa ikatan pernikahan. YI ini kabur dari rumah, belum ada cerai dia sama suaminya,” tutur Meki.(dtc)

example banner

example banner

Pos terkait