Ibu Muda Buang Bayi Demi Menutupi Hubungan Gelap dengan Pacar

  • Whatsapp

ASAHAN, teritorial24.com – Petugas Reserse Kriminal Polres Asahan berhasil meringkus seorang wanita yang nekat membuang bayi, di tumpukan sampah di Desa Perkebunan Aek Tarum, Kecamatan Bandar Pulau, Kabupaten Asahan.

VP(18) sengaja membuang bayi berjenis kelamin perempuan tersebut untuk menutupi kehamilannya.

Bacaan Lainnya

“Semalam di temukan bayi berjenis kelamin perempuan di tumpukan sampah dekat Desa Perkebunan Aek Tarum, Kecamatan Bandar Pulau, Kabupaten Asahan. Beberapa jam kemudian, tim berhasil meringkus VP, ibu korban,” ujar Kapolres Asahan, AKBP Putu Yudha Prawira, Kamis (12/8/2021).

Katanya, motif wanita muda tersebut membuang anaknya dikarenakan hasil hubungan gelapnya dengan seorang pria, dan membuang bayi hasil perbuatannya untuk menutupi kehamilannya.

“Motifnya untuk menutupi kehamilannya,” jelasnya.

Bahkan, ujar Putu, VP sengaja membuang anaknya agar meninggal dunia dan tidak meninggalkan jejak.

“Sehingga dengan harapan, bayi tersebut meninggal dunia dan menutupi aibnya selama ini,” ujarnya.

Lanjutnya, saat ini Polres Asahan masih mendalami kasus dan akan menentukan apakah ayah kandung korban akan di jerat pidana atau tidak.

“Ayahnya sudah tau siapa, tapi masih didalami apakah akan dilakukan penahanan juga atau tidak,” kata Putu.

Putu mengatakan VP disangkakan dengan pasal 338 tentang percobaan pembunuhan dan merenggut nyawa seseorang.

“Dengan ancaman pidana selama 15 tahun penjara,” pungkas Putu.

Sebelumnya, bayi berjenis kelamin perempuan itu ditemukan mengenaskan di tumpukan sampah di Desa Perkebunan Aek Tarum, Kecamatan Bandar Pulau, Kabupaten Asahan dalam kondisi masih hidup dengan tali pusar yang masih melilit.

Weny, saksi yang pertama kali melihat bayi perempuan tersebut mengaku mendengar suara bayi saat hendak membuang sampah.

“Saya buang sampah, biasanya ga sampai ke bawah. Tapi ini ntah kenapa sampai kebawah. Terus saya dengar suara bayi nangis, saya ikuti. Rupanya benar ada bayi,” ujar Weny.

Ia juga mengaku sempat pingsan saat melihat bayi yang dibuang tersebut. “Karena terkejut, saya teriak dan kemudian pingsan,” ujar Weny.

Akibat teriakannya, masyarakat sekitar langsung berkumpul dan mengamankan bayi tersebut ke puskesmas terdekat dan diberikan perawatan pertama.

Kapolsek Bandar Pulau, AKP AY Siregar menduga bayi tersebut masih berusia satu hari, dan diduga dibuang oleh orang tuanya.

Ia juga mengatakan, saat ini pihak kepolisian masih melakukan pengumpulan barang bukti dan keterangan. (Trb)

Pos terkait