3 TAHUN SUMUT

Kasus Mantan Kajari Deliserdang ‘Digarap’ KPK, Begini Perkembangannya…

  • Whatsapp
Kajari Deliserdang, Jabal Nur (kedua dari kiri) memberikan keterangan kepada wartawan, Kamis (22/7/2021). (As)
DELISERDANG, teritorial24.com – Masih ingat dengan kasus dugaan korupsi penertiban Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan Retribusi Menara Telekomunikasi tahun 2016-2018 di Kabupaten Deliserdang, yang sempat heboh, lantaran mantan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Deliserdang, Teguh Wardoyo diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Mapolda Sumut, pada medio September 2020 lalu?
Ternyata, sampai sekarang, Jumat (23/7/2021), kasus itu juga tak kunjung jelas juntrungan atau akhirnya.
Pada konferensi pers di Ruangan Press Conference, Kantor Kejari Deliserdang, Kamis (22/7/2021), Kajari Deliserdang, Jabal Nur yang ditanya wartawan mengenai perkembangan kasus itu, menyatakan pihaknya masih berkoordinasi dengan ahli.
“Jadi kami masih kordinasi sama ahli. Bahkan sampai sekarang, ahli belum ditunjuk untuk menghitung itu (kerugian negara). Sampai sekarang kami masih mendalami hal itu,” kata Jabal Nur.
Menurutnya, Kejaksaan tidak boleh gegabah dalam menangani perkara tindak korupsi. Karena dalam menangani tidak pidana korupsi yang paling krusial adalah masalah kerugian negara.
“Kami masih mendalami terus pekara ini. Dan dibutuhkan pendapat ahli. Sampai sekarang belum ada jawaban dari Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP), apakah ada kerugian negara,” imbuhnya.
Sekadar diketahui, dalam kasus penanganan kasus dugaan korupsi penertiban IMB dan Retribusi Menara telekomunikasi tahun 2016-2018 di Kabupaten Deliserdang, Kajari Deliserdang, Teguh Wardoyo, sempat ‘digarap’ KPK, pada 3 September 2020 lalu. Lembaga antirasuah itu meminjam salah satu ruangan di Mapolda Sumut, Jalan SM Raja, Km 10.5, Medan, untuk memeriksa Teguh Wardoyo.
Akibatnya, jabatan Teguh Wardoyo dicopot dan digantikan dengan Jabal Nur. (As)

Pos terkait