3 TAHUN SUMUT

Kasus Uang Nasabah Yayasan Sari Asih Nusantara, Kasat Reskrim: Harus Periksa Ahli dari OJK

  • Whatsapp
Kasat Reskrim Polresta Deliserdang, Kompol Muhammad Firdaus. (As)
DELISERDANG, teritorial24.com-Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Deliserdang, masih menunggu keterangan saksi ahli dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sekaitan dengan kasus dugaan penggelepan uang nasabah Yayasan Sari Asih Nusantara (SAN), Jalan Bakaranbatu, Desa Tumpatan, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deliserdang.
Kasat Reskrim Polresta Deliserdang, Kompol Muhammad Firdaus yang ditanya wartawan, Rabu (21/7), soal kapan Rusmani Manurung, Ketua Yayasan SAN dikonfrontir dengan dewan pembina dan bendahara yayasan, kapan dilakukan gelar perkara kasus itu, dan apakah statusnya sudah naik dari penyelidikan ke penyidikan,  serta siapakah yang akan jadi tersangka?
“Sabar. Harus periksa ahli dari OJK,” jawabnya singkat.
Dalam kasus ini, Rusmani Manurung yang juga mantan anggota DPRD Deliserdang dua periode, telah dimintai keterangan oleh penyidik, Selasa lalu (13/7).
“Pemeriksaan Rusmani Manurung untuk kedua kalinya karena penyidk masih melakukan pemeriksaan tambahan kepada para pengurus yayasan. Setelah selesai pemeriksaan tambahan akan dijadwalkan konfrontasi dengan keterangan Dewan Pembina Yayasan, Jesayas Marbun dan Bendahara Yayasan bernama Marlince Kristina Br Hutabarat,” terang Firdaus.
Sedangkan Rusmani Manurung membenarkan jika dia memberikan keterangan pada penyidik sejak jam 10.00 WIB.
“Ada puluhan pertanyaan yang diajukan penyidik. Tidak lihat sampai jam berapa kami keluar,” jawabnya. (As)

Pos terkait