3 TAHUN SUMUT

Kasus Uang Nasabah Yayasan Sari Asih Nusantara, Pemeriksaan Rusmani Manurung Diundur Selasa Hari Ini

  • Whatsapp
Rusmani Manurung (baju putih) saat memasuki gedung Satreskrim Polresta Deliserdang. (as)
DELISERDANG, teritorial24.com-Rusmani Manurung, Ketua Yayasan Sari Asih Nusantara (SAN), Jalan Bakaranbatu, Desa Tumpatan, Kecamatan Beringin, tak memenuhi panggilan pemeriksaan, Senin (12/7).
Itu diakui Rusmani Manurung ketika dikonfirmasi, Selasa (13/7). Mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Deliserdang dua periode itu mengaku, pemeriksaan atas dirinya dilakukan besok (hari ini).
“Besok (hari ini), sudah saya telepon tadi salah satu juru periksa (juper)-nya,” aku Rusmani.
Rusmani menyebut, tidak hadirnya dia dalam pemeriksaan kedua ini, bukan karena sakit atau ada hal lain yang lebih penting.
“Katanya ada surat, dititip sama satpam saya belum ada terimalah. Jupernya sampaikan,  besok (Selasa) datang ya Bu dan ini dikirimkan melalui WhatsApp (WA) panggilannya. Seperti itu, jadi bukan karena sakit,” jelasnya.
Sementara, Kasat Reskrim Polresta Deliserdang, Kompol Muhammad Firdaus belum memberi jawaban ketika dikonfirmasi perihal ketidakhadiran Rusmani Manurung.
Seharusnya, Rusmani menjalani pemeriksaan lanjutan dalam kasus dugaan penggelapan uang nasabah Yayasan Sari Asih Nusantara (SAN) yang dipimpinnya, hari ini (12/7), jam 10.00 WIB. “Jadwal pemeriksaannya jam 10.00 WIB,” kata Kasat Kompol Muhammad Firdaus, Minggu (11/7).
Diketahui, dalam kasus ini, Rusmani Manurung, mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Deliserdang dua periode, menjalani pemeriksaan pertama, Selasa lalu (6/7).
Saat itu, Rusmani diperiksa selama tujuh jam, dari jam 10.04 WIB hingga jam 17.00 WIB, Rusmani dicecar 33 pertanyaan.
Penyidik Satreskrik Polresta Deliserdang juga sudah memeriksa, Dewan Pembina, Jesayas Marbun dan Bendahara Yayasan, Marlince Kristina Br Hutabarat.
Jesayas Marbun dan Marlince Kristina Br Hutabarat merupakan pasangan suami istri. Keduanya diperiksa selama sembilan jam, Kamis (8/7), sejak jam 11.00 WIB hingga jam 20.00 WIB. Keduanya dicecar 75 pertanyaan. Masing-masing, Jesayas 32 pertanyaan, dan Marlince 43 pertanyaan.
“Drs Jesayas Marbun, Dewan Pembina Yayasan SAN, Berita Acara Pemeriksaan (BAP) saksi sebanyak 32 pertanyaan. Sedangkan, Bendahara Yayasan SAN, Marlince Kristina Br Hutabarat, dalam BAP saksi, diberi 43 pertanyaan,” ungkap Firdaus. (As)

Pos terkait