Mobil Diseruduk Kereta Api di Binjai, Pengemudi ASN Selamat

  • Whatsapp
Mobil di lokasi kejadian. (idn)
example banner

Binjai, teritorial24.com-Minibus Toyota Avanza berwana hitam BK 1864 ID ringsek setelah dihantam kereta api jurusan Binjai-Medan. Kecelakaan lalulintas ini persis terjadi di Simpang Turiam, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai, Sumatera Utara, Kamis (7/1/2021) siang.

“Saya dan orang yang ada di sini meneriaki pengemudi. Bapak itu dengar, tapi dia maju mundur di rel itu. Akhirnya terjadilah tabrakan,” kata saksi mata, Serik (41).

Peristiwa itu, menurut dia, terjadi saat dia sedang mencucui piring di areal tempatnya berjualan, tepatnya di sebelah rel yang menjadi tempat kejadian.

“Kalau saya tidak salah, kejadiannya sekitar pukul 11.45, pengemudi Avanza warna hitam BK 1864 ID datang dari arah Perjuangan menuju Jalan Soekarno Hatta,” terang dia.

“Ketika hendak menyeberang rel, pengemudi tidak tahu ada kereta api yang melintas dari arah Binjai menuju Kota Medan. Karena di perlintasan sini memang tidak ada plang atau pintu nenong yang biasa ada di perlintasan lainnya,” timpal dia kembali.

Karena tabrakan itu, kata dia, sempat terdengar dentuman keras dan mobil sempat terseret beberapa meter. Tapi, pengemudi tidak mengalami luka yang cukup serius.

“Korban langsung menghubungi istrinya. Begitu istrinya datang, korban langsung dibawa berobat. Cuma luka robek di pelipis yang kami lihat,” bebernya.

Tak lama berselang, petugas kereta api Binjai datang ke lokasi untuk mengevakuasi mobil yang sudah ringsek. Warga pun memadati lokasi hingga membuat sedikit kemacetan.

Kasubbag Humas Polres Binjai, AKP Siswanto membenarkan peristiwa ini. Dan petugas dibantu warga dan petugas PT KAI, sudah mengevakuasi mobil yang ringsek dan kasus ditangani di Satlantas Binjai.

“Ya, sejauh ini masih ditangani unit lakalantas. Untuk identitas pengemudi diketahui bernama Jurnal Hutabarat (61) dan tercatat sebagai warga Jalan Seksama, Gang Mandor, Kota Binjai. Pengemudi juga tercatat bekerja sebagai PNS,” terangnya.

Pada kesempatan ini Siswanto berharap, agar pengemudi sepeda motor dan mobil agar lebih berhati-hati saat melintas diperlintasan kereta api. Apa lagi yang tidak memiliki pintu pembatas untuk menghindari kecelakaan.
“Kejadian di sini memang sudak beberapa kali terjadi, untuk itu pengemudi harus berhati-hati,” tegas dia.(idn)

example banner

example banner