Oalah…Mau Transaksi Si Putih di Tanah Kosong, Eh Kena Gerebek, Bandar Kecil Ketangkul, Bandar Kabur

  • Whatsapp
Tersangka, Rori dan barang bukti yang diamankan. (IST/As)
TANJUNGMORAWA, teritorial24.com-Rori Wiyansyah (37), warga Pasar 10, Dusun 1, Desa Wonosari, Kecamatan Tanjungmorawa benar-benar lagi apes. Dia ditangkap personel Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Tanjungmorawa, saat mengambil sabu dari sang bandar, Nando di tanah kosong, Jalan Medan-Lubukpakam, Km 21, Pasar 10, Dusun 1, Desa Wonosari, Kecamatan Tanjungmorawa, Jumat (11/9), jam 11.30 WIB.
Kanit Reskrim Polsek Tanjungmorawa, Ipda Dimas Adit Sutono kepada wartawan menerangkan, awalnya polisi mendapat informasi yang menyebutkan jika tersangka sedang mengambil sabu kepada Nando di tanah kosong, Jalan Medan-Lubukpakam.
Tak ingin menyia-nyiakan informasi itu, polisi langsung bergerak ke lokasi. Benar saja, sesampainya di lokasi, polisi melihat keduanya, Rori dan Nando sedang bertransaksi.
“Angkat tangan…!” teriak polisi. Nando yang mendengar itu, langsung lari tunggang langgang. Sedangkan Rori kakinya gemetar, dan hanya pasrah saat ditangkap dan tangannya digari.
“Tersangka, Rori tertangkap bersama barang bukti sebuah kotak rokok yang di dalamnya ada paket sabu,” sebut Dimas.
Dari dalam kotak rokok itu, sambung Dimas, ada tiga paket sabu serta dua plastik klip kosong.
“Dari hasil interogasi, tersangka mengaku sabu tersebut diterima dari tersangka, Nando yang melarikan diri. Tersangka Rori ini sudah dua kali membeli sabu dari Nando,” terangnya.
Selanjutnya, polisi menggelandang tersangka dan barang bukti ke Mapolsek Tanjungmorawa untuk diproses hukum.
“Tersangka kita jerat UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman di atas lima tahun. Kita masih melakukan pengembangan untuk mengejar tersangka Nando,” kata Dimas. (As)
example banner

Pos terkait