Pengantin Baru Tewas Lakalantas, Acara Ngunduh Mantu Batal

  • Whatsapp

DELISERDANG, teritorial24.com – Kisah miris menimpa pengantin baru Agung Prawira (22), warga Dusun lV, Desa Sei Mulyo, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), Sumatera Utara (Sumut).

Baru sepekan melepas lajang, dengan menikahi gadis pujaan hatinya, Ningsih (20), warga Dusun VII, Desa Pematang Setrak, Kecamatan Teluk Mengkudu, Sergai, Agung dijemput sang khalik.

Bacaan Lainnya

Dia wafat usai mengalami kecelakaan lalulintas (lakalantas) di Km 33-34, Medan-Tebingtinggi, tepatnya di dekat Hotel Deli Indah, Desa Sukamandi Hulu, Kecamatan Pagar Merbau, Deliserdang, Senin pagi (9/8/2021), pukul 07.00 WIB.

Kasat Lantas Polresta Deliserdang, Kompol SL Widodo, sore harinya, menjelaskan lakalantas yang merenggut nyawa pengantin baru itu bermula ketika korban berangkat kerja dibonceng temannya, Muhammad Sahwal Almadani (21), warga Dusun II, Desa Pasar Baru, Kecamatan Teluk Mengkudu, Sergai, dengan sepeda motor Yamaha Byson BK 3983 MAC.

Keduanya melaju dari arah Tebingtinggi menuju ke Medan. Setibanya di tempat kejadian, menabrak bagian belakang mobil pick up yang belum diketahui nomor pelatnya. Saat itu, mobil tersebut sedang berhenti di badan jalan

arah Tebingtinggi menuju Medan.

Tabrakan pun terjadi, baik Agung maupun Muhammad Sahwal langsung terpental.

“Akibatnya, orang yang dibonceng (Agung Prawira) mengalami robek di kening, lecet di tangan kanan dan meninggal dunia dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Umum (RSU) Sari Mutiara, Lubukpakam,” terang Widodo.

Sedangkan yang mengemudikan sepeda motor, Muhammad Sahwal Almadani, koma. Dia mengalami robek di alat kelamin dan dibawa berobat ke RSU Sari Mutiara.

Sepeda motor Yamaha Byson BK 3983 MAC yang dikendarai kedua korban disita untuk proses penyelidikan.

 “Faktor penyebab kecelakaan, pengendara sepeda motor Yamaha Byson saat berkendara tidak berhati-hati serta tidak menjaga jarak dengan kendaraan di depannya,” kata Widodo.

Terpisah, Bang Regar, warga Desa Pematang Setrak, Kecamatan Teluk Mengkudu, mengaku dia bertetangga dengan korban meninggal dunia, Agung Prawira.

Pak Regar juga mengetahui jika korban baru menikah dengan pujaan hatinya, Ningsih (20), pada Minggu, 1 Agustus 2021 lalu. “Iya, tetangga saya. Baru menikah dia tanggal 1 Agustus kemarin. Ini pun kabarnya mau ngunduh di rumahnya (Agung Prawira), habis panen padi ini. Bulan-bulan ini juga. Ngunduhnya di rumah laki-lakinya (Agung Prawira) di Desa Sei Mulyo, Kecamatan Sei Bamban. Tapi kayaknya nggak jadi, ada kejadian ini. Sedih juga dengarnya,” beber Bang Regar, tetangga istri korban.

Di sisi lain, Ngatini, orangtua korban koma, Muhammad Sahwal Almadani, menerangkan setiap hari putranya itu memang pergi kerja berboncengan dengan korban.

“Setiap harilah boncengan. Sudah dua tahun ini. Satu kerjaan di Alfamidi, Tanjungmorawa. Setiap hari dia (Agung) jemput anak saya. Jadi gantian yang mengemudikan sepeda motornya. Anak saya yang bawa sepeda motornya,” urai Ngatini.

Disebutkan Ngatini, sepeda motor Yamaha Bisson yang dikendarai adalah milik korban. “Punya dia (Agung Prawira) sepeda motornya. Tadi dengar kabar, nabrak belakang mobil pick up yang sedang berhenti. Yang bawa ke rumah sakit pun mobil pick up itu. Sekarang, anak saya masih di rumah sakit. Dikawani sama bapaknya di sana,” imbuh Ngatini. (ari)

Pos terkait