Percepatan Penurunan Stunting Menjadi Prioritas Pembangunan di Kabupaten Blitar

  • Whatsapp

BLITAR, teritorial24.com – Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso menyebut di Kabupaten Blitar, prevalensi stunting saat ini mencapai angka 14,5 % dan ditargetkan turun menjadi 8,6% pada Tahun 2024.

Hal itu disampaikan pada pembukaan kegiatan Audit Kasus Stunting Kabupaten Blitar di Kampung Coklat pada hari Rabu (16/11/2022).

Bacaan Lainnya

Dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Blitar H. Rahmat Santoso, SH., MH didampingi Kepala PPKBP3A Kabupaten Blitar, Herman Widodo, SH.

Dijelaskannya, Pemerintah Kabupaten Blitar terus berupaya melakukan percepatan penurunan stunting dengan berbagai strateginya.

“Dalam proses pelaksanaannya perlu evaluasi data serta formulasi kebijakan yang tepat agar kasus penurunan stunting dapat sesuai target,”ujarnya.

Lebih lanjut, Makdhe Rahmad memaparjan, secara strategi nasional, percepatan penurunan stunting telah ditetapkan 5 strategi yakni peningkatan komitmen dan visi kepemimpinan di tingkat pemerintah pusat hingga paling rendah di pemerintah desa, peningkatan komunikasi perubahan perilaku dan pemberdayaan masyarakat, peningkatan konvergensi intervensi spesifik dan intervensi sensitif, peningkatan ketahanan pangan dan gizi pada tingkat individu, keluarga dan masyarakat serta penguatan dan pengembangan sistem, data, informasi, riset, dan inovasi.

“Jadi saya berharap dengan audit kasus stunting yang notabene prioritas pada rencana aksi nasional percepatan penurunan stunting, bisa dilakukan secara berkesinambungan sehingga intervensi atau pencegahan dapat segera dilakukan agar kasus tidak semakin memburuk atau penanganan kasus dan perbaikan tata laksana kasus yang serupa tidak berulang di satu wilayah,” pungkasnya.(adv/kmf/didik)

Pos terkait