Prihatin, 6 Bulan Perangkat Desa Kabupaten Serdang Bedagai Belum Terima Honor

  • Whatsapp
example banner

SERDANG BEDAGAI, teritorial24.com – Selama 6 bulan para Perangkat Desa Di Kabupaten Serdang Bedagai belum menerima gaji (Honor).

Kondisi ini menjadi keprihatinan mengingat kondisi pandemi COVID-19. Tugas pelayanan kepada masyarakat harus berjalan. Mulai dari aktif masuk kantor hingga penyaluran BLT ( Bantuan Langsung Tunai) yang bersumber dari Dana Desa maupun dari APBD Provinsi.

Seluruh perangkat desa, mulai dari Kepala Desa, Kasi, Kadus hingga sekarang masih menanti honor tersebut.

” Honor perangkat desa bersumber dari ADD (Alokasi Dana Desa) atau APBD Kabupaten Serdang Bedagai. Sudah 6 bulan sampai sekarang belum masuk, ya kami masih menunggu dan sangat berharap segera cair,” ungkap salah seorang Kepala, kepada wartawan, Senin (12/10/2020).

Informasi yang dihimpun wartawan, terjadinya keterlambatan belum diketahui penyebabnya, tetapi yang pasti terkait adanya pengurangan anggaran menghadapi pandemi COVID19.

Keluhan juga disampaikan sejumlah Kepala Dusun saat dikonfirmasi wartawan, salah satunya Putra Nursaid, Kepala Dusun III, Desa Penggalangan, Kecamatan Sei Bamban.

Soal terlambatnya penerimaan honor ini, ia mengatakan bervariasi ada yang 5 bulan, 6 bulan yang belum digaji tergantung letak desa dan kecamatannya dimana.

” Namun apapun itu yang kami ketahui gaji perangkat desa lazimnya dibayar tiga bulan sekali (triwulan) menggunakan Anggaran Dana Desa(ADD) yang berasal dari APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah), tapi kali ini sungguh kelewatan batas mencapai 6 Bulan belum terima gaji,” ungkapnya.

Sementara itu, sambungnya, Pemerintah selalu mengucurkan pelbagai macam bantuan untuk disalurkan kepada masyarakat, namun untuk perangkat desa yang menjadi pelaksana di desa mulai dari pendataan, penyaluran hingga untuk menyampaikan laporan terkesan terabaikan.

” Bagaimana perangkat desa bisa kerja secara maksimal jika gajinya belum bisa terbayarkan, apalagi seorang Kepala Dusun yang kerjanya tidak tentu waktu kapan saja harus siap untuk melayani dan merespon laporan warganya, untuk itu kita meminta kepada pihak terkait untuk memberikan hak nya para perangkat desa,” harapnya.

Menurutnya, apabila sampai Bulan November 2020 juga belum terealisasi gaji perangkat desa, mereka seluruh perangkat desa khususnya Kepala Dusun akan melakukan Aksi Damai, walau apapun resikonya kami hadapi ini untuk memperjuangkan hak kami, cetusnya. (anwar)

example banner

example banner