3 TAHUN SUMUT

Rampas Sepeda Motor Cewek Modus Debt Collector, Oalah…Ternyata Pria yang Babak Belur Personel Polres Belawan

  • Whatsapp
Pelaku, Bripka Joko Albar, yang babak belur dihajar massa. (As)
DELISERDANG, teritorial24.com – Pelaku yang babak belur dimassa di Dusun Lestari, Desa Pasar V Kebun Kelapa, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut), Kamis (22/7/2021) sekira pukul 18.20 WIB, ternyata personel polisi.
Namanya, Joko Albar, usia 38 tahun, kelahiran 1983, berpangkat Brigadir Polisi Kepala (Bripka), bertugas di Satuan Sabhara Polres Pelabuhan Belawan.
“Bukannya nggak mau ngasih tahu tadi malam, cuma kan kita belum pasti juga. Tahunya, tadi pagi keluarganya datang bawa Kartu Tanda Anggota (KTA). Jadi, benar oknum personel di Polres Pelabuhan Belawan, di Sat Sabhara,” kata Kanit Reskrim Polsek Beringin, Iptu Randy Anugrah Putranto dikonfirmasi, Jumat pagi (23/7/2021).
Untuk tujuh pelaku lainnya yang melarikan diri, apakah juga personel polisi? “Itulah yang belum tahu. Pelaku masih di Ruang Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit (RS) Patar Asih. Belum bisa dimintai keterangan,” jawabnya.
Apakah sudah begitu parahnya kondisi ekonomi di masa pandemi Covid-19 ini, sehingga seorang aparat kepolisian nekat nyambi (pekerjaan sampingan) sebagai pelaku kejahatan? Randy tidak menjawab pasti, dia hanya tertawa.
Diketahui sebelumnya, dengan modus sebagai sebagai debt collector (pengumpul atau penagih utang), delapan pria berambut cepak merampas sepeda motor Honda Vario yang dikendarai seorang cewek di Dusun Lestari, Desa Pasar V Kebun Kelapa, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut), Kamis (22/7/2021) sekira pukul 18.20 WIB.
Satu terduga pelaku yang mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion, yang belakangan diketahui bernama, Joko Albar, personel Sat Sabhara Polres Pelabuhan Belawan, berpangkat Bripka, babak belur dihajar massa.
Sebelumnya, Winda Lestari (17), warga Jalan Truno Joyo, Desa Cinta Rakyat, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, mengendarai sepeda motor Honda Vario milik temannya, Lismawati (32), warga Desa Pasar V Kebun Kelapa, Kecamatan Beringin, berniat mau menjemput temannya itu di Desa Baru, Kecamatan Batangkuis, Kabupaten Deliserdang.
Saat di perjalanan, Winda dibuntuti delapan pria berambut cepak memaksa menghentikan Winda dan mau menarik paksa sepeda motor yang dikendarai Winda. Alasannya, jika angsuran sepeda motor itu menunggak. Winda berupaya mempertahankan sepeda motor yang dikendarainya dari rampasan diduga pelaku dengan terus melaju.
Namun terduga pelaku berhasil memaksa Winda berhenti, setelah dipukul dan diancam pisau. Aksi pelaku terlihat Wati, temannya.
Wati yang saat itu menunggu kedatangan Winda langsung berteriak rampok. Tanpa dikomando, massa berhamburan keluar. Salah seorang diduga pelaku yang mengendarai Yamaha Vixion tak bisa menghidupkan sepeda motornya. Kesempatan itu dimanfaatkan Wati dengan mengambil kunci kontak sepeda motor Yamaha Vixion yang dikendarai seorang diduga pelaku. Di waktu bersamaan, massa menghajar pria yang mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion itu.
Sekitar pukul 18.50 WIB, personel Polsek Beringin yang mendapat kabar turun ke lokasi kejadian. Pria diduga pelaku yang mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion itu dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Patar Asih Kecamatan Beringin. Sedangkan sepeda motor Yamaha Vixion diamankan ke komando.
Kanit Reskrim Polsek Beringin, Iptu Randy Anugrah Putranto, membenarkan adanya peristiwa itu. “Sepeda motor Yamaha Vixion yang dipakai terduga salah seorang pelaku sudah diamankan. Sedangkan pengendaranya masih dirawat di RS Patar Asih,” sebutnya. (As)

Pos terkait