Sosok Inspiratif & Miliki Tugas Besar, Begini Cara Kapolres Sergai Agar Tidak Terpapar Covid-19

  • Whatsapp
example banner

SERDANG BEDAGAI, teritorial24.com – Beragam dilakukan orang dalam mencegah terpapar Covid-19, dengan mematuhi protokol kesehatan (Prokes), menerapkan 3M (Menggunakan masker, Menjaga jarak dan Mencuci tangan dengan menggunakan sabun), selalu membawa hand sanitizer atau menjauhi lokasi keramaian.

Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) tersebut diaplikasikan sosok yang sangat aktif dalam kegiatannya sebagai seorang Nomor Satu di jajaran Kepolisian Polres Serdang Bedagai.

Ya, beliau sosok yang sangat inspiratif dalam menghadapi situasi pandemi Covid19 sekarang ini, khususnya di Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utara.

Kapolres Serdang Bedagai, AKBP Robin Simatupang mengatakan bahwa ia selalu menjaga dirinya agar tidak terpapar Covid-19 dengan mematuhi protokol kesehatan dan menerapkan 3M setiap bekerja baik di kantor maupun dilapangan.

“Agar terhindar dari Covid-19, patuhi protokol kesehatan dan selalu menerapkan 3M,” katanya, Senin (23/11/2020) kepada wartawan .

Menurutnya, sebagai kapolres tugas berat sangat besar agar masyakat, personel Polres Serdang Bedagai dan keluarga tidak terpapar Covid-19. Langkah yang diambil dengan melakukan sosialisasi dan imbauan kepada masyarajat dan personel untuk mencegah terpapar Covid-19 dengan mematuhi protokol kesehatan dan menerapkan 3M.

“Tanggung jawab untuk mencegah penyebaran Covid-19 sangat besar, bukan hanya pada keluarga, tapi juga masyarakat dan personil Polres Serdang Bedagai yang jumlahnya ratusan orang,” ucapnya.

Untuk diri sendiri, kata AKBP Robin, setiap berangkat ke kantor selalu menggunakan masker dan membawa hand sanitizer. Setelah masuk kantor selalu mengingatkan tamu atau personel masuk keruangan menggunakan masker dan duduk menjaga jarak.

“Saya selalu pakai masker dan membawa hand sanitizer, tamu atau personil masuk ruangan harus duduk jaga jarak,” ungkap kapolres.

Menurutnya, Polres Serdang Bedagai membuat budaya baru masa pandemi Covid-19 dengan kebiasaan baru harus mematuhi protokol kesehatan, dengan menggunakan masker, berkomunikasi dengan bebas namun menjaga jarak, pola hidup bersih baik pakaian atau di lingkungan rumah.

“Dimasa pandemi ini, Polres Serdang Bedagai membuat budaya baru bebas dengan protokol kesehatan,” imbuhnya.

Masih kata dia, setiap hari, ia selalu mengukur suhu badan dan seminggu sekali selalu melakukan rapid test atau test swab. Selain dirinya, seluruh personel wajib melakukan rapid test dan swab untuk mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan Polres Serdang Bedagai.

“Masyarakat ingin bertamu atau keperluan lain masuk Mapolres, wajib di ukur suhu badan dan disemprot disintefektan. Ini untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Mapolres,” ungkap kapolres.

Untuk supir yang selalu mendampingi setiap hari baik masuk kantor atau mengikuti kegiatan di lapangan, diwajibkan tinggal dirumah dinas. Bukan menghalangi bertemu keluarga, namun untuk mencegah terpapar Covid-19.

“Sopir wajib tinggal di rumah dinas selama pandemi,” tegasnya.

Kepada personel, tanpa terkecuali semua wajib mematuhi protokol kesehatan dan 3M dan selalui diawasi Provos, karena Polri harus menjadi contoh dan motor penggerak dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Seluruh personel diwajibkan mematuhi protokol kesehatan dan menjadi motor penggerak dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” paparnya.

Menurutnya, upaya dilakukan Polres Serdang Bedagai kepada masyarakat dalam mencegah penyebaran Covid-19 dengan membagikan ribuan masker secara gratis, memberikan tempat alat pencuci tangan dan imbauan serta sosialisai dalam mematuhi protokol kesehatan.

“Mencegah penyebaran Covid-19 ke masyarakat dengan membagikan masker gratis, alat pencuci tangan dan himbauan agar mematuhi protokol kesehatan,” terang kapolres.

Dimasa pandemi ini, Polres Serdang Bedagai berupaya membantu warga kurang mampu dengan membangun desa tangguh, membangun warung serba murah, menyediakan lahan untuk ketahanan pangan untuk menanam sayur-sayuran, budidaya ikan dengan hasil dibagikan ke masyarakat yang terdampak Covid-19.

“Membantu warga kurang mampu dimasa pandemi, kita juga dirikan warung serba murah, lahan untuk ketahanan pangan dan budidaya ikan,” bilangnya.

Mencegah penyebaran Covid-19 kepada keluarga, AKBP Robin Simatupang selalu cuci tangan sebelum masuk kerumah, ia memilih menjauh dari istri dan anak-anaknya. Ia langsung  masuk kamar mandi dengan membuka pakaian kerja dan langsung mandi dengan bersih.

“Pulang kerumah langsung buka pakaian kerja dan mandi bersih, setelah itu baru ketemu istri dan anak-anak,” pungkasnya.(anwar)

example banner

example banner