Srett…Disabet Diduga Pria Maling Sawit, Tangan Sekuriti Kebun Berdarah-darah

  • Whatsapp
Korban saat mendapat perawatan. (IST/As)
PAGARMERBAU, teritorial24.com-Srett…Tangan kiri Jhon Boy Purba (33), sekuriti atau petugas keamanan kebun sawit PTPN IV Adolina Unit Bangun Purba, warga Desa Damak Maliho, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Deliserdang, berdarah-darah terkena sabetan pisau terduga pencuri sawit. Peristiwa itu terjadi, Kamis lalu (10/9), jam 09.30 WIB.
“Baru dilaporkan ke kita (Polsek Bangun Purba), jam 13.00 WIB,” kata Kapolsek Bangun Purba, AKP Soedarjanto kepada wartawan, Sabtu (12/9).
Dalam laporannya, sambung Soedarjanto, korban menyebutkan kejadian yang dialaminya itu berawal saat dia dan temannya sesama sekuriti kebun, Juahna Saragih (42), warga Desa Damak Maliho, Kecamatan Bangun Purba, berpatroli di area kebun, karena sebelumnya mereka mendapat informasi adanya pencurian sawit milik PTPN IV Adolina Unit Bangun Purba.
Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), korban bertemu dengan Wahyu (25), warga Desa Damak Maliho, Kecamatan Bangun Purba, terduga pelaku pencurian sawit. Korban dan temannya, mengamankan Wahyu dan menginterogasinya.
Alih-alih mengakui perbuatannya, Wahyu malah melawan dan berteriak minta tolong. Teriakan Wahyu didengar dua temannya, Kasino (30), warga Dusun I, Desa Sibaganding, Kecamatan Bangun Purba dan Uni (35), warga Desa Damak Maliho, Kecamatan Bangun Purba.
Saat itu pula, Kasino dan Uni yang membawa senjata tajam (sajam) jenis pisau langsung menyerang korban dan Juahna Saragih.
Tak mau terkena tikaman pisau, korban menangkisnya. Alhasil, tangannya terluka dan berdarah-darah terkena sabetan pisau. Sedangkan Juahna Saragih juga terkena bogeman dari para pelaku.
“Telapak tangan kanan korban robek sedalam 4 inch, dan harus mendapat empat jahitan. Setelah mendapat perawatan medis, korban melaporkan kejadian itu ke kita dan kita sedang melakukan pengejaran terhadap ketiga terlapor,” sebut Soedarjanto. (As)
example banner

Pos terkait