Terungkap! Mantan Suami Bacok Istri Karena Cemburu Dicerai, Si Istri Masih Dalam Perawatan

Inw

DELISERDANG, teritorial24.com– Satreskrim Polresta Deli Serdang mengamankan Suhartono alias Tono (51), karena membacok mantan istrinya Dewi Dahliana (51), Senin (19/9/2022) sekira pukul 09.00 Wib.

Warga Dusun I Gang Makmur, Desa Dagang Kerawan, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang itu ditangkap di lokasi perkebunan di Kecamatan Tanjung Morawa, Selasa (20/9/2022) pagi.

Bacaan Lainnya

Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Irsan Sinuhaji SIk didampingi Kasat Reskrim Kompol I Kadek Heri SIk, Wakasat Reskrim AKP Aleksander Piliang SH, Kasi Propam AKP Natanail Sitepu SH, Kanit Tipidum Iptu Randy Anugrah, dalam paparannya, Selasa (20/9/2022) sore menjelaskan, Minggu (18/9/2022) pelaku yang bekerja sebagai penjaga malam pada salah satu sekolah di Kecamatan Tanjung Morawa itu sudah merencanakan membunuh korban, dengan menyiapkan sebilah parang yang dimasukkan ke dalam tas samping warna hitam yang disimpan di rumah pelaku.

Kemudian Senin (19/9/2022), pelaku bertemu dengan korban di simpang tiga kantor pos yang mana saat itu korban baru pulang belanja dari pasar dengan mengendarai sepedamotor Honda Vario. Pelaku mengikuti korban, dan saat tiba di pinggir lapangan, pelaku menendang sepedamotor korban tapi korban tidak terjatuh.

Karena tidak terjatuh, pelaku balik arah dan langsung menabrak korban dari samping kanan hingga korban hampir terjatuh kearah parit lapangan bola. Lalu pelaku turun dari sepedamotor Honda Supra yang dikendarainya, dan mengeluarkan parang dari dalam tas dan membacok ke arah kepala bagian atas sebanyak satu kali. Korban pun terjatuh ke arah parit lapangan bola. Setelah korban terjatuh, pelaku membacok ke arah kepala atas dan wajah korban sebanyak 8 kali. Korban berteriak sehingga warga datang dan pelaku melarikan diri.

“Pelaku menganiaya korban karena cemburu terhadap korban pasca bercerai secara resmi beberapa bulan lalu. Pelaku diancam pasal 340, jo 53 dan atau pasal 355 ayat (1) subsidair pasal 353 ayat (2) dari KUHPidana dengan ancaman hukuman 14 tahun atau 12 tahun penjara,” sebutnya.

Sementara itu, pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Amri Tambunan di Kecamatan Lubukpakam menyampaikan bahwa pasien korban pembacokan dalam proses perawatan intensif.

“Pasien hari ini sudah selesai menjalani operasi akibat luka dialami. Kondisinya dalam proses penyembuhan,” ujar Humas RSUD Amri Tambunan Sri Rezeki kepada wartawan, Selasa (20/9).

Hal itu disampaikan Sri Rezeki saat ditemui di RSUD Amri Tambunan Lubukpakam untuk menanyakan kondisi terkini pasien pembacokan tersebut.

Ia menyebutkan, luka parah dialami korban di bagian wajah. Kini, sudah ditangani dokter spesialis.

“Kami belum bisa menjelaskan secara detail berapa persen luka dialami pasien akibat pembacokan. Karena, kasusnya tengah ditangani pihak kepolisian,” sebutnya.

Dewi Dahliana, jadi korban pembacokan dilakukan mantan suaminya Sumartono di Jalan Bandar Labuhan, Desa Dagang Kerawan, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, pada Senin (19/9).

Wanita berusia 50 tahun itu dibacok pelaku secara membabi buta hingga mengakibatkan luka di bagian wajah dan kepala. (mbc/ant)

Pos terkait