Wow! Buronan Sama ceweknya Bikin Film Bokef, Lalu Dijual Melalui Online Buat Biaya Hidup

  • Whatsapp
Buronan Interpol asal Amerika Serikat, Beam Marcus Elliott (50), dihadirkan saat rilis di Mapolda Bali, Bali, Jumat (24/7/2020). (trb)
example banner

DENPASAR, teritorial24-Ditreskrimum Polda Bali berhasil menangkap buronan interpol asal Amerika Serikat, Kamis (23/7/2020) kemarin.

Buronan atas nama Beam Marcus Elliot ini ditangkap bersama teman wanitanya, PCW, di sebuah villa yang ada di Kabupaten Badung.

Selama di Bali, Beam memproduksi film porno pribadi dengan teman wanitanya yang kemudian dijual untuk biaya hidup selama di Bali.

Tidak hanya itu, pria yang lahir di Winconsin-USA tanggal 23 Juli 1970 ini juga berbisnis alat bantu
seks atau seks toys selama pelariannya di Bali.
“Selama di Bali, dari bulan Januari sampai Juli, dia memproduksi film porno dan menjual alat-alat ini (alat bantu seks),” kata Kapolda Bali, Irjen Pol Dr Petrus Reinhard Golose, saat mengadakan press rilis di lobi Mapolda Bali, Jumat (24/7/2020) sore.

Saat paparan berlangsung, polisi menghadirkan alat bantu seks yang telah disita. Menurut polisi, selama di Bali, Beam sempat berpindah-pindah tempat tinggal.

Setidaknya, pria berusia 50 tahun itu enam kali pindah lokasi persembunyian di seputaran Ubud, Gianyar, dan Kerobokan, Badung.

Terkait dengan video porno yang ia produksi di Bali, Golose menyebut Beam menjadi pemain sekaligus sutradara film tersebut. Ia juga sudah mengunggah hasil filmnya di situs-situs terlarang di internet.

Polda Bali masih mendalami pemeriksaan apakah ia melibatkan orang lokal atau tidak dalam video porno yang dibuat dan dijual itu.

“Kami masih pendalaman mengenai itu (melibatkan orang lokal),” kata Golose.

Dari informasi yang disampaikan polisi, Beam menjadi buronan interpol lantaran terlibat dalam penipuan investasi kurang lebih 500 ribu dollar Amerika Serikat atau setara Rp7,3 miliar.

Informasi adanya buronan interpol ini sebelumnya diterima Polda Bali melalui surat dari Atase Kepolisian Washington DC (Atpol WDC) tentang permohonan bantuan dalam pencarian subjek red notice dengan kasus penipuan investasi.

“Berdasarkan informasi dari kepolisian di US Marshals Service (USMS) bahwa subjek red notice tinggal di Indonesia bersama wanita,” kata Golose.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Satgas Counter Transnational and Organized Crime (CTOC) bersama Ditreskrimum Polda Bali melakukan penyelidikan terhadap subjek red notice tersebut di Bali.

Kemudian didapat informasi bahwa subjek red notice melakukan perpindahan tempat tinggal enam kali di Ubud dan Kerobokan.

“Selain itu, didapati juga bahwa yang bersangkutan telah membeli kendaraan roda dua yang digunakan untuk mobilitas selama di Bali. Kendaraan tersebut telah berganti kepemilikan sebanyak tujuh kali,” kata Golose.

Upaya penyelidikan terus-menerus dilakukan oleh Satgas CTOC Polda Bali dalam menemukan pencarian seseorang yang termasuk dalam catatan red notice tersebut.

Hingga Kamis (23/7/2020) pukul 18.40 Wita, Satgas CTOC dan Ditreskrimum Polda Bali melakukan Raid, Planning and Execution (RPE) terhadap subjek red notice beserta teman wanitanya berinisial PCW yang berada di sebuah villa berlokasi di Kabupaten Badung.

Adapun barang bukti yang diamankan polisi di antaranya 1 buah paspor, 5 buah handphone, 1 buah pisau lipat, 14 buah sex toys, serta 13 barang elektronik.

Golose menyampaikan, selanjutnya akan dilakukan koordinasi dengan Divhubinter Mabes Polri dan Atase Kepolisian Washington DC (Atpol WDC).

Hal ini juga didasari dengan adanya hubungan baik police to police corporation antara Polri dengan U.S Marshals Service (USMS).

Polri khususnya Polda Bali, akan terus berkomitmen untuk selalu menjaga hubungan baik dengan Kepolisian U.S Marshals Service (USMS).

“Dengan menangani hal seperti ini kita juga berharap akan ada massive broke up yang melibatkan institusi-institusi penegakan hukum yang akan bekerjasama dengan kita, antara Indonesia dengan US Authority khususnya antara Polda Bali atas nama Kepolisian Repubik Indonesia dengan US Marshals Service,” ujar Golose.(win/Trb)

example banner

example banner