Sumatera Utara

FWP Khawatir Kebebasan Pers di Sumut Terbelenggu, Ini Alasannya!

361
×

FWP Khawatir Kebebasan Pers di Sumut Terbelenggu, Ini Alasannya!

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, MEDAN – Forum Wartawan Pemprov Sumut (FWP) mengungkapkan kekhawatirannya terkait terbatasnya akses peliputan bagi wartawan di pemerintahan provinsi saat ini.

Ketua FWP, Zulkifli Harahap, menyatakan bahwa sejak pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut, akses yang biasanya terbuka lebar untuk media, kini terasa semakin tertutup.

“Sejak kepemimpinan gubernur baru, akses kami sebagai wartawan di Pemprovsu sangat dibatasi. Kami merasakan perbedaan yang jelas dibandingkan dengan pemerintahan sebelumnya yang sangat terbuka kepada media,” ujar Zulkifli saat acara buka puasa bersama pengurus dan anggota FWP di ruang wartawan Kantor Gubsu, Jumat (28/3/2025).

Zulkifli mencontohkan dua peristiwa yang baru-baru ini terjadi, yakni pelantikan Bupati Mandailing Natal pada 21 Maret dan pelantikan pejabat eselon II pada 24 Maret, yang keduanya dikawal ketat oleh petugas Satpol PP dan menutup akses wartawan.

“Padahal sebelumnya, wartawan bebas meliput kegiatan di Pemprovsu,” katanya.

Menghadapi situasi ini, Zulkifli mengajak rekan-rekannya di FWP untuk tetap solid dan kompak. Ia menegaskan bahwa dengan kekompakan, wartawan akan lebih kuat dalam menghadapi tantangan ini.

“Jangan biarkan kita terpecah. Kami tetap berkomitmen untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai jurnalis, meskipun kondisi sekarang berbeda,” ujar Zulkifli yang disambut semangat oleh anggota FWP yang hadir.

Pada kesempatan yang sama, Khairul Muslim, penasehat FWP dan Ketua Forum Pemred Sumut, menekankan pentingnya integritas dalam menghadapi tantangan yang ada.

Menurutnya, kedepannya, pers di Sumut harus beradaptasi dengan tuntutan kepemimpinan yang lebih menuntut aksi konkret, bukan sekadar tulisan dan konten media sosial.

“Integritas adalah kunci, dan kita harus beraksi lebih elegan agar suara kita didengar oleh pemerintah,” kata Khairul.

Acara buka puasa bersama ini diakhiri dengan Salat Magrib berjamaah dan makan bersama sebagai bentuk kebersamaan dan solidaritas antar anggota FWP.(Akbar)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *