TERITORIAL24.COM, DELISERDANG – Tumpukan sampah rumah tangga terlihat menggunung di sepanjang Jalan Ismail Harun, jalur utama menuju Kampus Universitas Negeri Medan (UNIMED) dan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU). Sampah berserakan di sisi kiri dan kanan jalan, menebarkan bau busuk yang menyengat setiap hari.
Pemandangan tak sedap ini sudah berlangsung lama, tepatnya di kawasan yang masuk wilayah Desa Medan Estate dan Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.
Warga mengeluhkan kondisi tersebut karena mengganggu kenyamanan dan merusak keindahan lingkungan.
“Setiap lewat saya terpaksa tutup hidung. Bau busuknya luar biasa,” kata Effendi (49), warga yang rutin melintas di jalur tersebut, Senin (12/5/2025).
Menurut pantauan media ini, sebagian besar sampah dibuang oleh oknum warga yang melintas menggunakan kendaraan. Kebiasaan buruk ini tidak hanya mencemari lingkungan, tetapi juga merusak infrastruktur.
Aspal jalan yang sebelumnya mulus kini mulai mengelupas akibat genangan air hujan yang tak bisa mengalir karena tertutup sampah.
Kepala Desa Bandar Khalipah, Suparyo, menjelaskan bahwa lokasi tumpukan sampah tersebut sebenarnya masuk wilayah Desa Medan Estate.
“Tapi, tidak menutup kemungkinan pelakunya warga saya atau warga yang melintas. Kami kesulitan mengawasi,” ujarnya.
Menurut Suparyo, pembersihan dan pengangkutan sampah biasanya menjadi tanggung jawab seksi kebersihan kecamatan.
Namun ia berharap kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya bisa tumbuh, disertai tindakan tegas dari pemerintah.(Akbar)












