Asahan - Tanjungbalai

328 Jama’ah Calon Haji Dilepas Dari Asrama Haji Medan

389
×

328 Jama’ah Calon Haji Dilepas Dari Asrama Haji Medan

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Asahan Rianto SH MAP ketika melepas rombongan jama’ah calon Haji Asahan dari Asrama Haji Medan menuju Bandara Kualanamu Deli Serdang dalam rangka keberangkatan menuju Makkah, Senin malam.(19/5/2025).(gan).

TERITORIAL.COM, Asahan-Sebanyak 328 orang jama’ah calon Haji asal Asahan dilepas Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan dari Asrama Haji Medan menuju Makkah Al Mukarrohmah, Senin malam (19/5/2025).

Acara pelepasan rombongan Jama’ah calon Haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 15 itu digelar di Aula 1 Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan Asahan dan dihadiri Wakil Bupati Asahan Rianto SH MAP.

Wakil Bupati Asahan Rianto SH MAP dalam sambutannya, berpesan kepada para jama’ah calon haji Asahan agar mengikuti arahan yang diberikan pembimbing saat menjalan ibadah rukun Islam kelima itu. Sehingga para jama’ah haji dapat menjalankan ibadah tersebut dengan baik.

Sementara Ketua PPIH Embarkasi Medan H. Ahmad Qosbi S.Ag, MM dalam sambutannya mengatakan ada tiga hak utama jama’ah haji yang wajib diberikan pemerintah dalam proses menjalankan ibadah tersebut. Diantaranya memperoleh pembinaan, pelayanan, dan perlindungan dalam menjalankan ibadah haji.

Ahmad Qosbi juga menjelaskan, pembinaan artinya, jama’ah haji berhak mendapatkan bimbingan ibadah dan manasik haji, baik di tanah air, selama perjalanan, maupun di Arab Saudi. Pembinaan ini meliputi materi-materi penting terkait tata cara melaksanakan ibadah haji.

“Terkait pelayanan, jama’ah haji berhak mendapatkan pelayanan prima, termasuk akomodasi, konsumsi, transportasi, dan pelayanan kesehatan. Pelayanan ini mencakup berbagai aspek kebutuhan jama’ah selama menjalankan ibadah haji,”katanya.

Terkait perlindungan, jama’ah haji berhak mendapatkan perlindungan keamanan dan keselamatan selama menjalankan ibadah haji.

Perlindungan ini meliputi asuransi jiwa dan kecelakaan, serta pelayanan medis jika ada jemaah yang sakit. Untuk itu jama’ah haji diharapkan menjaga kekompakan, saling membantu dan saling tolong menolong selama di tanah suci.

“Bapak dan ibu adalah orang-orang pilihan untuk menjadi Tamu Allah di tanah suci.Karenanya manfaatkanlah kesempatan ini dengan memperbanyak ibadah serta berniat tulus dan ikhlas untuk mendapatkan ampunan dan ridho Allah SWT,”imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *