Nada bicara Bupati terdengar gamblang: birokrasi Deli Serdang harus bergerak cepat, transparan, dan berorientasi pada rakyat.
“Kita bekerja agar masyarakat senang terhadap pemerintahnya,” ujarnya. “Kita ingin mereka menghormati profesi ASN karena pelayanan kita, bukan karena kekuasaan kita.”
Dalam barisan pejabat yang berdiri rapi mengenakan seragam, terselip harapan besar dan tekanan yang tak ringan.
Pelantikan hari itu adalah awal dari babak baru: antara kepercayaan yang diberikan dan tanggung jawab yang harus dibuktikan.
Karena jabatan, dalam logika pemerintahan yang ideal, bukanlah hadiah—tetapi amanah yang sewaktu-waktu bisa dicabut jika tak lagi pantas dipertahankan.(yu_di)












