Sumatera Utara

Di Tengah Bayang-Bayang OTT, Bobby Nasution Lantik 60 Pejabat Baru

395
×

Di Tengah Bayang-Bayang OTT, Bobby Nasution Lantik 60 Pejabat Baru

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, MEDAN – Di tengah sorotan tajam publik pasca serangkaian operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Sumatera Utara, Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution kembali merombak barisan birokratnya.

Sebanyak 60 pejabat administrator dan pengawas dilantik di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jumat, 4 Juli 2025.

Pelantikan ini berlangsung dalam suasana penuh pesan peringatan. Bobby, yang baru empat bulan menjabat sebagai Gubernur definitif menggantikan Edy Rahmayadi, tak menutupi keresahannya terhadap praktik korupsi di lingkup pemerintahan provinsi.

“Saya baru menjabat empat bulan, sudah tiga orang ditahan KPK,” ujar Bobby dalam sambutannya. “Jadi tolong, jangan korupsi.”

Pernyataan Bobby merujuk pada tiga pejabat Pemprov Sumut yang diamankan KPK dalam operasi pemberantasan rasuah beberapa pekan terakhir.

Meski tak menyebut nama, peristiwa itu mencoreng wajah birokrasi Sumut dan menekan langkah awal Bobby di masa transisi pemerintahannya.

Kepada para pejabat baru, Bobby menyampaikan empat pesan kunci: loyal kepada masyarakat, keluarga, pimpinan, dan cerdas dalam bekerja.

“Loyal kepada masyarakat harus paling utama. Karena dari mereka kita digaji dan diberi kepercayaan,” kata menantu Presiden Joko Widodo itu.

Bobby juga menegaskan pentingnya melaporkan segala bentuk penyimpangan dalam proses mutasi dan promosi jabatan.

Ia meminta agar tidak ada praktik jual-beli jabatan atau intervensi dari pihak-pihak yang mengatasnamakan dirinya atau pejabat Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

“Kalau ada yang mengaku-ngaku dekat dengan saya, meminta uang untuk jabatan, laporkan. Diam-diam saja, tapi sampaikan ke saya,” ujar Bobby.

Dalam pelantikan itu, sejumlah kepala bidang, kepala UPTD Pengelolaan Pendapatan Daerah, pejabat eselon IV dari berbagai OPD termasuk Satpol PP dan Badan Penghubung turut diangkat.

Para pejabat diminta segera menyesuaikan diri dengan program prioritas Gubernur dan Wakil Gubernur.

“Visi dan misi Gubernur itu bukan hanya slogan. Itu arah kerja kita,” ucap Bobby.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *