Asahan - Tanjungbalai

Buka Musrenbang RPJMD 2025-2029, Wali Kota Tanjungbalai Dorong OPD Wujudkan Visi-Misi Tanjungbalai EMAS

284
×

Buka Musrenbang RPJMD 2025-2029, Wali Kota Tanjungbalai Dorong OPD Wujudkan Visi-Misi Tanjungbalai EMAS

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Tanjungbalai tahun 2025-2029, Kamis (3/7/2025). (ham/ist)

TERITORIAL24.COM, Tanjungbalai – Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Tanjungbalai tahun 2025-2029, Kamis (3/7/2025), di Aula Sutrisno Hadi, Kantor Wali Kota Tanjungbalai.

Dalam sambutannya, Wali Kota Mahyaruddin menekankan pentingnya peran seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam melahirkan inovasi, menyusun program strategis, serta menjalin komunikasi efektif dengan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat. Hal ini dianggap penting untuk mendukung pembangunan Kota Tanjungbalai yang tidak hanya mengandalkan dana APBD.

“Pembangunan di Kota Tanjungbalai tentu tidak bisa hanya mengandalkan APBD. Dibutuhkan juga bantuan dan dukungan dari Pemerintah Provinsi maupun Pusat. Karena itu, saya harap para kepala OPD mampu membangun komunikasi yang baik agar program pembangunan dapat dikucurkan ke daerah kita,” ujarnya.

Mahyaruddin menyebutkan, Musrenbang RPJMD ini sangat strategis karena akan menentukan arah pembangunan dan kebijakan Kota Tanjungbalai selama lima tahun ke depan. Visi besar pembangunan dituangkan dalam slogan “Tanjungbalai EMAS” yang merupakan singkatan dari Elok, Maju, Agamais, dan Sejahtera.

“Visi ini lahir dari kebutuhan akan tata kelola pemerintahan yang responsif, masyarakat yang berdaya, serta kota yang tumbuh berkelanjutan. ‘Elok’ menekankan estetika kota dan kualitas pelayanan; ‘Maju’ merujuk pada pembangunan SDM, ekonomi dan infrastruktur; ‘Agamais’ menggambarkan kehidupan sosial religius; dan ‘Sejahtera’ mencerminkan pemerataan kesejahteraan masyarakat,” jelas Mahyaruddin.

Wali Kota juga menyoroti sejumlah capaian dalam 100 hari pertama kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota. Di antaranya, penanganan banjir, peningkatan kebersihan drainase dan sampah, perbaikan sarana-prasarana pendidikan dan kesehatan, serta penataan kawasan kota dan pelaku UMKM.

Selain itu, Mahyaruddin memaparkan 15 program prioritas pembangunan lima tahun ke depan, antara lain: ASN berkualitas, regulasi adaptif, digitalisasi pelayanan publik, penataan kota inklusif, pendidikan unggul, kesehatan merata, infrastruktur kompetitif, ekonomi mandiri, kota bersih dan tangguh bencana, harmoni sosial, generasi religius, penanganan stunting, akses air bersih, peningkatan kesejahteraan, dan penyediaan rumah layak huni.

Ia juga memaparkan target-target indikator makro RPJMD, seperti:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *