TERITORIAL24.COM,SANAA– Pemimpin Gerakan Ansar Allah (Houthi), Abdul Malik al-Houthi, mengumumkan bahwa sebanyak 1,7 juta relawan Yaman telah menyelesaikan pelatihan penuh dan siap diterjunkan dalam konfrontasi darat melawan Israel, Jumat (25/7/2025).
Dalam pidato resminya, al-Houthi juga menyerukan kepada negara-negara Arab untuk membuka koridor darat.
Yang memungkinkan para relawan ini bergerak mendukung perjuangan rakyat Palestina, khususnya di Jalur Gaza yang saat ini tengah dilanda eskalasi kekerasan.
“Kami memiliki 1,7 juta relawan yang siap terjun ke medan perang. Kami hanya memerlukan akses agar dapat membantu saudara-saudara kami di Palestina,” tegas al-Houthi, seperti dilansir dari Al Mayadeen.
Pernyataan tersebut mencerminkan eskalasi sikap tegas Houthi terhadap konflik yang terjadi di Gaza.
Kelompok ini sebelumnya telah menyatakan dukungan penuh kepada Palestina dan mengutuk serangan yang dilancarkan Israel terhadap warga sipil.
Sejumlah pengamat menilai, jika negara-negara Arab menyetujui pembukaan jalur darat, hal tersebut dapat memperluas dimensi konflik di kawasan Timur Tengah.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari negara-negara Arab terkait permintaan al-Houthi tersebut.***












