Asahan - Tanjungbalai

Dibuka Bupati, 18 Tim Sepak Bola Pelajar SMP Bersaing Di GSI Asahan 2025

291
×

Dibuka Bupati, 18 Tim Sepak Bola Pelajar SMP Bersaing Di GSI Asahan 2025

Sebarkan artikel ini
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar S.Sos, MSi melakukan tendangan kehormatan tanda dibukanya seleksi GSI SMP Asahan 2025 di Stadion Mutiara Kisaran, Selasa (29/07/2025).(gan)

TERITORIAL124.COM, Asahan- Sebanyak 18 tim sepak bola pelajar SMP bersaing untuk menjadi yang terbaik dalam Kompetisi Gala Siswa Indonesia (GSI) Asahan 2025 di Stadion Mutiara Kisaran.

Kompetisi sepak bola pelajar SMP yang berlangsung selama 7 hari dari tanggal 29 Juli hingga 4 Agustus itu, dibuka Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar S.Sos, MSi, Selasa sore (29/07/2025).

Selain Bupati Asahan acara pembukaan kejuaraan sepak bola bertemakan “Sinergi Inovatif Dan Kreatif Mengembangkan Talenta Olah Raga Hebat Berkarakter ” itu juga dihadiri Wakil Bupati Rianto SH MAP. Selain itu hadir juga Plt Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kadisporapar Asahan, Ketua dan Pengurus KONI serta Ketua Askab PSSI Asahan.

Plt Kadis Pendidikan Asahan Musa Al Bakri SE, MSi dalam laporannya mengatakan, kompetisi GSI SMP Tahun 2025 tersebut dalam rangka mengembangkan karakter, minat, dan bakat peserta didik dalam olahraga sepakbola. Selain itu juga untuk meningkatkan semangat nasionalisme dan sportivitas.

Tujuan itu sejalan dengan regulasi yang mendasari kegiatan tersebut sebagaimana Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional dan Permendikbudristek RI Nomor 71 Tahun 2024 tentang Manajemen Talenta Peserta Didik.

Musa memaparkan , sebanyak 18 Kecamatan dari 25 Kecamatan di Asahan berpartisipasi dalam kompetisi sepak bola itu.

Sementara, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin S. Sos, MSi diawal sambutannya mengucapkan “Salam olahraga untuk Asahan berprestasi dan juara. Menurutnya, di kompetisi GSI itu akan memilih pemain yang akan mewakili Asahan di tingkat propinsi.

“Saya berharap kalian dapat menunjukkan kemampuan kerjasama dalam bertanding. Di dalam pertandingan, kita adalah lawan, tetapi di luar pertandingan, kita adalah teman dan sahabat,” kata Taufik.

Taufik mengungkapkan, dirinya akan meminta wasit menjunjung netralitas dalam pertandingan. ‘Mari kita jaga sportivitas dalam pertandingan ini sehingga dapat berjalan dengan baik,” ujarnya sembari mengatakan jika dirinya memberikan uang pembinaan masing – masing sebesar Rp.3 Juta untuk top score dan pemain terbaik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *