TERITORIAL24.COM, MEDAN – Sore yang mestinya diisi dengan ngabuburit ala anak komplek—nongkrong sambil ngopi atau sekadar nyari angin—mendadak berubah jadi “festival lempar-lemparan” di wilayah hukum Polsek Medan Tembung, Sabtu sore (9/8/2025).
Dua kelompok pemuda terlibat tawuran cukup brutal, lengkap dengan paket benda tumpul dan senjata tajam di Jalan Baru persisnya underpass kereta api.
Warga sekitar yang awalnya cuma lewat, mendadak jadi penonton tak berbayar sekaligus peserta lomba lari 100 meter, demi menyelamatkan diri.
“Gak tau bang, tiba-tiba langsung ribut aku liat,” ujar Andri, warga setempat yang nada suaranya mirip orang habis sprint.
Warga lain, yang mungkin sudah langganan nonton adegan begini, mengaku resah.
“Kita resah selalu tauran. Polisi pun entah ke mana, kalau udah habis tawuran baru datang,” keluhnya, sambil memandang ke arah jalan yang baru saja jadi “arena gladiator”.
Hingga berita ini turun, pemicu bentrokan masih misterius. Jumlah korban pun belum ada informasi resmi.
Kanit Reskrim Polsek Medan Tembung, Iptu Parulian Sitanggang, ketika dihubungi wartawan, belum memberikan keterangan. Sementara itu, warga berharap semoga minggu depan sore di Tembung kembali diisi suara anak-anak main bola, bukan suara clurit beradu.(Tim)












