Asahan - Tanjungbalai

Sambut HUT ke-80 RI, Pemkab Asahan Bersihkan Tiga Pasar

227
×

Sambut HUT ke-80 RI, Pemkab Asahan Bersihkan Tiga Pasar

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Asahan Rianto SH MAP bersama petugas kebersihan menaikkan keranjang berisi sampah ke truk pengangkut sampah dalam gotong royong massal dalam rangka menyambut HUT RI ke – 80 yang digelar Pemkab Asahan, Jum’at (08/08/2025).(gan)

TERITORIAL24.COM, Asahan-Pemkab Asahan membersihkan tiga Pasar yang berada di wilayah inti Kota Kisaran. Aksi bersih – bersih Pasar yang dilaksanakan lewat gotong royong massal itu dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia (HUT ke-80 RI).

Selain dalam rangka menyambut perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, gotong royong massal itu yang dipimpin Wakil Bupati Asahan Rianto SH, MAP juga sebagai simbol solidaritas sosial serta keperdulian Pemkab Asahan dan masyarakatnya terhadap ruang publik.

Ketiga Pasar yang menjadi titik fokus gotong royong massal itu, masing – masing Pasar Bakti, Pasar Inpres, dan Pasar Kartini Kisaran.

“Gotong royong merupakan bagian dari identitas bangsa Indonesia. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita semua sebagai warga. Dengan menjaga kebersihan dan kenyamanan pasar, kita turut mendukung sektor UMKM serta menciptakan lingkungan yang sehat dan produktif,” ujar Wakil Bupati Asahan Rianto SH, MAP disela – sela gotong royong yang digelar, Jum’at (08/08/2025).

Rianto mengatakan, pasar tradisional memiliki posisi strategis dalam mendukung perputaran ekonomi lokal. Karenanya, menciptakan pasar yang bersih dan tertata menjadi bagian penting dalam program pembangunan ekonomi kerakyatan di Asahan.

“Pasar yang bersih dan nyaman akan meningkatkan kepercayaan pembeli, memperkuat daya saing pedagang, dan secara langsung berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Rianto menambahkan, gotong royong itu juga bertujuan mempererat hubungan antar warga dalam rangka terciptanya nilai – nilai kebersamaan. Selain itu juga sebagai ruang interaksi sosial dan ruang memperkuat rasa memiliki terhadap lingkungan, serta upaya pelestarian budaya gotong royong sebagai warisan luhur bangsa.

Sementara, gotong royong massal itu juga dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, OPD, Camat dan Lurah serta tokoh masyarakat dan warga.(gan).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *