Religi

‎Maulid Akbar di Medan, Penutupan Maulid Arbain Majelis Darussofa Dihadiri Puluhan Ribu Umat

814
×

‎Maulid Akbar di Medan, Penutupan Maulid Arbain Majelis Darussofa Dihadiri Puluhan Ribu Umat

Sebarkan artikel ini
Acara yang diselenggarakan oleh Majelis Darussofa bersama Majelis Taklim se-Medan ini sekaligus menjadi malam Penutupan Maulid Arbain(foto:Mus)

TERITORIAL24.COM,MEDAN – Puluhan ribu umat Islam memadati Gedung Astaka, Jalan William Iskandar/Pancing, Medan, pada Kamis malam (2/10/2025) dalam gelaran Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW.

Acara yang diselenggarakan oleh Majelis Darussofa bersama Majelis Taklim se-Medan ini sekaligus menjadi malam Penutupan Maulid Arbain, rangkaian peringatan Maulid Nabi yang telah dilaksanakan selama 40 malam.

‎Acara akbar ini dihadiri oleh sejumlah ulama, habib, ustadz, tokoh masyarakat, santri, serta perwakilan dari instansi pemerintah seperti MUI Sumatera Utara, Polda, Kodam, dan berbagai ormas Islam Sumut.

‎Ponpes Asbabul Rahmah Duduk di Barisan Kehormatan

‎Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Asbabul Rahmah, Ustadz Muslim Istiqomah, SSQ, C.TP, turut hadir bersama para santri dan mendapatkan tempat istimewa di atas panggung kehormatan, berdampingan dengan para ulama, habaib, ustadz, dan pimpinan pondok pesantren lainnya.

Kehadiran Ponpes Asbabul Rahmah ini menegaskan partisipasi aktif mereka dalam syiar Islam di Sumatera Utara.

‎Buah Perjuangan Adalah Ketaatan dan Syukur

‎Pembina Majelis Darussofa, KH Mufti Ahmad Nasihin, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan terlaksana dengan meriah dan penuh keberkahan.

Beliau menegaskan bahwa buah dari segala perjuangan dan pengorbanan ini adalah semakin meningkatnya ketaatan, keikhlasan, dan rasa syukur kepada Allah SWT.

‎KH Mufti Ahmad Nasihin juga menjelaskan bahwa Maulid Akbar ini merupakan penutupan dari Maulid Arbain, di mana selama 40 malam telah dilaksanakan Majelis Taklim dan Sholawat keliling dari masjid ke masjid, musala, pesantren, hingga lapangan.

‎”Acara ini bukanlah akhir, tapi harus menambah semangat kita dalam beribadah dan berukhuwah untuk semakin mendekatkan diri kita kepada Allah dan juga kepada hamba-hamba Allah SWT.”

“Itulah implementasi dari ilmu, iman, amal, dan akhlak kita sebagai seorang mukmin yang sebenarnya,” tegas beliau.

‎Maulid Sebagai Sumber Segala Peringatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *