TERITORIAL24.COM, MEDAN – Setelah sekian lama menunggu kepastian nasib, sebanyak 8.533 pegawai honorer di lingkungan Pemerintah Kota Medan akhirnya bisa bernapas lega.
Mereka resmi diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu, Senin (10/11/2025).
SK pengangkatan diserahkan langsung oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, dalam upacara yang berlangsung tertib, khidmat, dan (katanya) sedikit haru.
Dari total ribuan PPPK baru itu, 5.405 laki-laki dan 3.128 perempuan. Formasinya cukup beragam: 724 guru, 7.808 tenaga teknis, dan 1 tenaga kesehatan—iya, cuma satu, tapi mungkin paling sibuk nanti.
Dalam sambutannya, Rico Waas menegaskan bahwa pengangkatan ini bukan sekadar soal status ASN, tapi juga bentuk penghargaan atas dedikasi para tenaga honorer yang selama ini “setia walau tanpa kepastian”.
“Menjadi PPPK bukan semata tentang status atau kesejahteraan, melainkan pengabdian dan tanggung jawab profesional dalam memberi pelayanan terbaik,” ujar Rico, yang tampil dengan setelan abu-abu khas upacara ASN.
Rico juga mengingatkan agar para PPPK bekerja dengan disiplin, jujur, dan berintegritas, sebab menurutnya, pelayanan publik tak akan maju kalau niatnya cuma “ngejar tanda tangan presensi”.
Upacara sempat diwarnai momen mengharukan ketika seluruh peserta diminta mendoakan empat tenaga honorer yang sudah wafat sebelum menerima SK, yakni Tikto Setio Darmadi, Ali Ibrahim, Faroso, dan Sri Indra Yudi.
“Semoga husnul khatimah. Mereka bagian dari perjuangan ini,” kata Rico, yang disambut hening dan beberapa isak pelan di barisan belakang.
Menutup sambutannya, Wali Kota yang dikenal aktif di media sosial itu menyampaikan apresiasi dan pesan moral. Meski status ASN, PPPK Penuh Waktu, dan PPPK Paruh Waktu berbeda, kata dia, nilai pengabdian tetap sama.
“Kita semua berjuang untuk masyarakat Kota Medan. Mari bekerja dengan sepenuh hati demi pemerintahan yang bersih, efektif, dan melayani,” ujarnya.
Upacara penyerahan SK ini juga dihadiri Wakil Wali Kota H. Zakiyuddin Harahap, Sekda Wiriya Alrahman, perwakilan BKN Regional VI, PT Taspen, Bank Sumut, serta BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan.












