TERITORIAL24.COM, SAWAHLUNTO – MAN (Madrasah Aliyah Negeri) Kota Sawahlunto kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan menerima kunjungan study dan pertukaran pelajar dari Pergerakan Putri Islam Perhubungan, Malaysia.
Kegiatan ini menjadi bukti pengakuan internasional terhadap kualitas pendidikan yang dihadirkan madrasah yang terus berkembang di bawah pimpinan Dafril Tuanku Bandaro, M.Pd.I.
Kunjungan ini juga menjadi momentum penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) antara kedua institusi, sebagai wujud komitmen bersama untuk menghadirkan pendidikan berkualitas, memperluas wawasan internasional bagi siswa, serta memperkuat jejaring pendidikan lintas negara.
Kepala MAN Kota Sawahlunto, Dafril Tuanku Bandaro, M.Pd.I, menyampaikan, “Ini adalah anugerah dari Allah sekaligus penghargaan tinggi bagi MAN Kota Sawahlunto.
Kunjungan internasional seperti ini mendorong kami terus meningkatkan mutu pendidikan, menyiapkan generasi yang berkompeten di tingkat global, dan menegaskan bahwa pendidikan Islam di Indonesia mampu bersaing di kancah internasional.”
Selama kegiatan, para siswa dari Malaysia mengikuti berbagai program akademik, praktik pembelajaran, serta kegiatan ekstrakurikuler yang ada di madrasah.
Mereka berinteraksi langsung dengan siswa lokal, mengenal budaya Minangkabau, tradisi lokal, serta kegiatan sosial yang menjadi bagian dari pendidikan karakter di MAN Kota Sawahlunto.
Kunjungan ini juga menjadi sarana pertukaran pengalaman dan wawasan antara siswa Indonesia dan Malaysia. Interaksi ini membangun semangat kolaborasi internasional sejak usia dini, sekaligus memperkuat persahabatan lintas negara.
Dengan kepemimpinan Dafril Tuanku Bandaro, MAN Kota Sawahlunto terus menegaskan posisinya sebagai madrasah unggulan di Sumatera Barat.
Madrasah ini tidak hanya fokus pada prestasi akademik, tetapi juga menekankan pendidikan karakter, budaya, dan kompetensi global.
Kunjungan study dan pertukaran pelajar internasional ini diharapkan menjadi awal dari program berkelanjutan, membuka peluang lebih luas bagi siswa untuk belajar, berprestasi, dan membangun jejaring internasional. (Dioni)












