Sumatera Utara

Polda Sumut Kirim Bantuan Lewat Helikopter ke Daerah Terisolir di Tapanuli Tengah

196
×

Polda Sumut Kirim Bantuan Lewat Helikopter ke Daerah Terisolir di Tapanuli Tengah

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, TAPANULI TENGAH – Polda Sumatera Utara menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah melalui jalur udara pada Minggu, 7 Desember 2025.

Pengiriman menggunakan helikopter dilakukan karena akses darat menuju sejumlah desa masih tertutup longsor.

Distribusi difokuskan ke Desa Nauli Sitahui, salah satu wilayah yang hingga kini terisolir.

Sebanyak 300 kilogram bantuan berupa beras, mi instan, minyak goreng, dan gula dikirim sebagai bagian dari bantuan resmi Polri melalui Polda Sumut.

Kombes Pol Yudhi Surya Markus Pinem, yang memimpin distribusi, mengatakan jalur udara menjadi opsi paling memungkinkan saat ini. “Longsoran menutup badan jalan sehingga tidak dapat dilalui. Karena itu, airdrop menjadi satu-satunya pilihan,” ujarnya.

Pemantauan dari udara menunjukkan lebih dari sepuluh titik longsor belum tertangani, membuat akses darat ke wilayah terdampak belum dapat dibuka.

Kapolres Tapanuli Tengah AKBP Wahyu Endrajaya, yang turut memantau dari udara, menyebut tiga hingga lima wilayah benar-benar terisolasi.

“Roda dua pun tidak bisa melintas. Jalur yang mungkin hanya berjalan kaki melewati hutan,” katanya.

Polda Sumut menyiapkan beberapa titik prioritas penurunan logistik. Jika pendaratan tidak memungkinkan, bantuan akan dijatuhkan dari ketinggian aman. Beberapa akses darat yang terputus berada di Jalan Sigiring-giring Kecamatan Tukka, Jalan Kapusin Kecamatan Badiri, serta kawasan Aek Bontar.

Distribusi bantuan dilakukan bertahap hingga jalur darat kembali dapat dilewati. Polda Sumut juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan lembaga terkait untuk mempercepat penanganan.

Pengiriman logistik melalui helikopter menjadi langkah darurat untuk memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi di tengah keterbatasan akses.

Bantuan akan dilanjutkan hingga situasi pulih dan mobilisasi darat kembali normal.(Akbar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *