Asahan - Tanjungbalai

Pemkab Asahan Susun Peta Bisnis Dan Roadmap Pengembang Kawasan Peternakan Kambing Dan Domba

221
×

Pemkab Asahan Susun Peta Bisnis Dan Roadmap Pengembang Kawasan Peternakan Kambing Dan Domba

Sebarkan artikel ini
Sekda Asahan Drs Zainal Aripin Sinaga MH ketika membuka dan sekaligus mengikuti forum FDG penyusunan peta binis dan roadmap pengembangan kawasan peternakan kambing dan domba yang digelar Pemkab Asahan di Aula Kenanga Kantor Bupati Asahan, Senin (08/12/2025).(gan).

TERITORIAL24.COM, Asahan- Pemkab Asahan menyusun peta binis dan roadmap pengembangan kawasan peternakan kambing dan domba.

Penyusunan peta binis dan roadmap tersebut dilaksanakan lewat forum Focus Group Discussion (FDG) atau diskusi kelompok terfokus yang digelar di Aula Kenanga Kantor Bupati Asahan, Senin (08/12/2025).

Forum FDG yang dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Asahan Drs Zainal Aripin Sinaga MH itu menghadirkan tiga narasumber dari Universitas Sumatera Utara masing – masing Prof. Ir. Diana Chalil M.Si, Ph.D, Dr. Ir. Ma’ruf Tafsin M.Si IPM dan Dr. Nevy Diana Hanafi S.Pt, MSi, IPM.

Tidak hanya melibatkan perangkat daerah, forum FDG tersebut juga melibatkan Balai Besar Karantina Satuan Pelayanan (Satpel ) Tanjung Balai – Asahan bersama Himpunan Peternak Domba dan Kambing Indonesia (HPDKI) Asahan, Camat serta unsur pendukung lainnya yang berkomitmen dalam pengembangan peternakan kelompok mamalia pemakan tumbuhan atau ruminansia kecil sebagai peserta.

Sekda Asahan Drs Zainal Aripin Sinaga MH dalam sambutannya mengatakan, peternakan kambing dan domba memiliki potensi ekonomi besar dan dapat menjadi penggerak kesejahteraan masyarakat.

Untuk itu Pemkab Asahan saat ini tengah berupaya menyusun tiga dokumen strategi terkait kajian peta bisnis dan roadmap pengembangan kawasan serta kajian pembentukan UPTD Pembibitan Ternak sebagai dasar perencanaan pembangunan peternakan yang lebih terarah, sistematis, dan berkelanjutan.

Ketiga dokumen strategi itu diharapkan dapat tersusun dengan baik lewat forum FGD yang didalamnya juga turut membahas rencana transformasi UPTD Pasar Ternak menjadi UPTD Pembibitan Ternak Ruminansia Kecil dan Hijauan Pakan Ternak.

Upaya tersebut diarahkan untuk memperkuat infrastruktur peternakan melalui penyediaan pusat pembibitan, layanan reproduksi ternak, hijauan pakan, serta pengembangan teknologi dan pelatihan guna meningkatkan kapasitas dan produktivitas para peternak.

Zainal juga mengharapkan, dari paparan para narasumber peserta dapat memperoleh penguatan substansi terhadap peta bisnis, roadmap kawasan, dan pembentukan UPTD pembibitan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *