TERITORIAL24.COM, MEDAN – Sebanyak 46 wartawan dinyatakan kompeten pada Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan 75 dan 76 yang digelar PWI Sumatera Utara pada 9–10 Desember 2025 di Hotel Madani Medan. Kegiatan ini ditutup oleh Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat, Atal S. Depari.
Atal mengatakan tantangan jurnalisme semakin berat akibat tekanan ekonomi, dominasi media sosial, dan disrupsi digital.
Ia menekankan pentingnya kompetensi untuk menjaga kualitas berita.
“Pelurusan informasi harus dilakukan melalui pemberitaan yang benar. Wartawan profesional harus tetap teguh,” ujarnya.
Atal mengapresiasi peserta yang bertahan hingga akhir meski belum dinyatakan kompeten.
“Itu gentleman. Mereka mendukung teman-temannya. Ukuran wartawan PWI ada pada integritas,” katanya.
Mewakili penguji, Joko Tatuko menyebut empat peserta tidak hadir—tiga pada kelas muda dan satu pada kelas madya.
Dari peserta yang mengikuti ujian, 46 kompeten dan 10 belum kompeten. Secara nasional, UKW Angkatan 75–76 merupakan UKW ke-832, dengan total 20.107 wartawan Indonesia telah mengikuti UKW.
Salah satu peserta, Rahayu, menyampaikan kesan positif. “Nervous, tapi semangat. Alhamdulillah berhasil. Bagi yang belum kompeten, masih ada kesempatan. Belum kompeten bukan kiamat,” ujarnya.
Ketua Panitia UKW, Sugiatmo, melaporkan awalnya tercatat 60 peserta di tiga jenjang: muda, madya, dan utama. Namun tujuh orang tidak hadir.
Ia menyayangkan ketidakhadiran itu mengingat proses seleksi peserta cukup ketat.
“Panitia sulit memilih 60 dari 200 pendaftar. Pengorbanan panitia tidak dihargai. Ini jadi catatan ke depan,” katanya.(Akbar)












