TERITORIAL24.COM, MEDAN — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyediakan layanan internet gratis di sekolah-sekolah untuk memperluas akses pendidikan digital dan memperkecil kesenjangan antarsekolah maupun antarwilayah.
Wakil Gubernur Sumut Surya mengatakan program tersebut ditujukan terutama bagi sekolah di daerah yang selama ini memiliki keterbatasan akses jaringan internet.
“Penyediaan internet gratis ini merupakan upaya memperkecil kesenjangan digital antar sekolah serta antara daerah perkotaan dan wilayah yang sebelumnya terbatas akses internetnya,” kata Surya dalam acara Roketin Generasi Tunas Digital di Medan, Sabtu, 13 Desember 2025.
Menurut Surya, keberadaan internet gratis di sekolah diharapkan membantu siswa memperoleh sumber belajar yang lebih luas sekaligus mendorong guru mengembangkan metode pembelajaran yang lebih inovatif.
Namun Surya menilai pembangunan ekosistem digital tidak dapat hanya bergantung pada pemerintah. Ia menyebut dukungan dunia usaha, komunitas, sekolah, guru, orang tua, dan peserta didik menjadi faktor penting. “Pembangunan ekosistem digital membutuhkan keterlibatan semua pihak,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya literasi dan keamanan digital bagi generasi muda. Menurut Surya, teknologi tidak hanya mengubah cara belajar dan bekerja, tetapi juga cara berpikir dan berinteraksi. “Penggunaan internet harus aman, bijak, serta produktif dan bertanggung jawab,” katanya.
Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan pemerintah pusat tengah mempercepat pemerataan konektivitas internet hingga menjangkau seluruh wilayah.
Ia memperkenalkan arah pembangunan digital nasional dengan konsep terhubung, tumbuh, dan terjaga. “Semua harus inklusif,” ujar Meutya.
Acara tersebut turut dihadiri Asisten Administrasi Umum Pemprov Sumut Muhammad Suib.(Anggi)












