Kota Medan

Wali Kota Medan Dorong Guru Seimbangkan Teknologi dan Pendekatan Emosional

366
×

Wali Kota Medan Dorong Guru Seimbangkan Teknologi dan Pendekatan Emosional

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, MEDAN – Wali Kota Medan Rico Waas mendorong para guru untuk menyeimbangkan pemanfaatan teknologi dengan pendekatan emosional dalam proses pembelajaran.

Menurut dia, kemajuan teknologi dan kecerdasan buatan tidak dapat menggantikan peran guru sebagai pendidik sekaligus pembentuk karakter peserta didik.

Hal tersebut disampaikan Rico saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) sekaligus perkenalan Pengurus PGRI Kota Medan Masa Bakti XXIII Periode 2025–2030 di Auditorium Universitas Negeri Medan, Sabtu, 13 Desember 2025.

“Peserta didik adalah manusia, bukan robot. Kedekatan emosional dan komunikasi langsung tetap menjadi fondasi pendidikan,” kata Rico.

Ia menilai guru berperan sebagai figur pengganti orang tua di sekolah sehingga pendekatan personal tidak boleh ditinggalkan meski pembelajaran berbasis digital semakin berkembang.

Rico mengatakan sistem pendidikan saat ini tidak lagi hanya menitikberatkan pada capaian akademik, tetapi juga pada pengembangan minat, bakat, kompetensi, dan kondisi mental peserta didik.

Karena itu, metode pembelajaran harus terus menyesuaikan dengan perubahan zaman.

Pemerintah Kota Medan, kata Rico, telah mulai menerapkan pembelajaran berbasis digital di sejumlah sekolah, antara lain melalui peluncuran kelas digital di SMP Negeri 11 Medan.

Pemanfaatan smart class dan perangkat digital diharapkan dapat membuat pembelajaran lebih interaktif dan kolaboratif.

Meski demikian, ia mengingatkan agar penggunaan teknologi dilakukan secara bijak agar tidak menimbulkan ketergantungan pada anak-anak.

Ia juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi penggunaan gawai di rumah.

Dalam kesempatan tersebut, Rico menyerahkan penghargaan kepada 146 guru yang memasuki masa purnabakti serta bantuan bagi guru yang terdampak banjir di Kota Medan.

Ketua PGRI Kota Medan Periode 2025–2030 Andi Yudhistira mengatakan PGRI akan memprioritaskan pengembangan kompetensi guru dalam menghadapi digitalisasi pendidikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *