Asahan - Tanjungbalai

Wali Kota Mahyaruddin Salim Lantik Direktur dan Dewan Pengawas Perumda Tirta Kualo Tanjungbalai

296
×

Wali Kota Mahyaruddin Salim Lantik Direktur dan Dewan Pengawas Perumda Tirta Kualo Tanjungbalai

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, secara resmi melantik Direktur dan Dewan Pengawas Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Kualo Kota Tanjungbalai dalam sebuah acara yang digelar di Aula Sutrisno Hadi, Kantor Wali Kota Tanjungbalai, Selasa (16/12/2025).(ham/ist)

TERITORIAL24.COM, Tanjungbalai –Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, secara resmi melantik Direktur dan Dewan Pengawas Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Kualo Kota Tanjungbalai dalam sebuah acara yang digelar di Aula Sutrisno Hadi, Kantor Wali Kota Tanjungbalai, Selasa (16/12/2025).

Dalam pelantikan tersebut, Putra Mangaratua Siahaan dilantik sebagai Direktur Perumda Tirta Kualo untuk masa bakti 2025–2030, sementara Agus Salim Lubis dilantik sebagai Dewan Pengawas Perumda Tirta Kualo untuk masa bakti 2025–2029.

Acara pelantikan turut dihadiri Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina, Asisten Administrasi dan Umum Walman Riadi P. Girsang, para staf ahli, Kepala Bagian Perekonomian Rini Diana, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungbalai.

Dalam amanatnya, Wali Kota Mahyaruddin Salim menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan amanah dari Pemerintah Kota Tanjungbalai sekaligus langkah strategis untuk meningkatkan profesionalitas dan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam pengelolaan air bersih bagi masyarakat.

Ia menegaskan bahwa jabatan merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan integritas dan kinerja nyata. “Atas nama Pemerintah Kota Tanjungbalai, saya mengucapkan selamat bertugas. Semoga amanah yang diberikan ini dapat membawa Perumda Tirta Kualo menjadi lebih baik ke depannya,” ujarnya.

Wali Kota juga menekankan bahwa seluruh tahapan seleksi Direktur dan Dewan Pengawas telah dilaksanakan secara terbuka dan transparan. Proses dimulai dari uji kompetensi melalui Panitia Seleksi (Pansel) di DPRD hingga seleksi oleh tim dari perguruan tinggi.

“Saya tidak ada sama sekali mengintervensi dalam pemilihan Dewan Pengawas dan Direktur. Semua proses dilaksanakan secara transparan dan akuntabel,” tegas Mahyaruddin.

Ia menambahkan bahwa hingga pagi hari sebelum pelantikan, dirinya masih melakukan wawancara langsung dengan calon pejabat terpilih untuk menggali target dan program kerja ke depan. “Mulai hari ini, saya minta tidak ada lagi keraguan. Setelah definitif, saya titipkan seluruh persoalan di Perumda Tirta Kualo agar diselesaikan satu per satu dengan baik,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *