TERITORIAL24.COM, DELI SERDANG — Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya menilai olahraga lari trail punya dua fungsi sekaligus: mencetak prestasi atlet dan menggerakkan pariwisata daerah.
Hal itu ia sampaikan saat menghadiri Musyawarah Provinsi Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI) Sumut di Aula KONI Sumut, Deliserdang, Jumat (6/2/2026).
Menurut Surya, Sumut memiliki modal alam yang jarang dimiliki daerah lain. Kawasan seperti Danau Toba, Bukit Lawang, Berastagi, hingga wilayah pegunungan di sejumlah kabupaten dan kota dinilai sangat potensial dijadikan lintasan lari trail berbasis sport tourism.
“Kita punya modal utama yang tidak dimiliki semua daerah. Event lari trail terbukti bisa menghidupkan pariwisata, perhotelan, sampai ekonomi kreatif masyarakat setempat. Ini contoh kolaborasi olahraga dengan pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Surya.
Selain bicara pariwisata, Surya juga mengapresiasi capaian atlet ALTI Sumut yang tampil di papan atas pada eksibisi PON XXI 2024. Menghadapi PON XXII 2028 di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat, ia meminta pembinaan atlet dilakukan secara terencana dan berkelanjutan sejak usia dini.
Ketua Umum Pengurus Pusat ALTI, Bima Arya Sugiarto, yang hadir dalam Musprov tersebut, mengingatkan pengurus agar tidak abai pada aspek keselamatan.
Ia menyoroti tren meningkatnya minat lari trail, termasuk fenomena “pelari konten” yang dinilai kerap mengutamakan dokumentasi media sosial dibanding kesiapan fisik dan pemahaman medan.
“Catatan kami, ada korban meninggal di beberapa event karena kurangnya persiapan. Lari trail itu ekstrem, bisa melintasi gunung dan sungai sampai 100 kilometer lebih tanpa tidur. Jadi sosialisasi dan standardisasi kualifikasi itu penting,” ujar Bima.
Bima juga mendorong ALTI Sumut merangkul seluruh kabupaten dan kota untuk mengembangkan sport tourism, sekaligus membuka peluang peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui berbagai kejuaraan lari trail.
Sementara itu, Ketua KONI Sumut Hatunggal Siregar mengatakan ALTI resmi menjadi anggota KONI Sumut sejak Desember lalu. Dengan status tersebut, ALTI memiliki hak dan kewajiban yang sama dengan cabang olahraga lain.(Anggi)












