Asahan - Tanjungbalai

Lantik Pengurus LPTQ, Wali Kota Tanjungbalai Harapkan Lahirnya Hafiz Qur’an Berbakat dan Berprestasi

179
×

Lantik Pengurus LPTQ, Wali Kota Tanjungbalai Harapkan Lahirnya Hafiz Qur’an Berbakat dan Berprestasi

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim melantik Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Tanjungbalai periode 2024–2029. Pelantikan berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Tanjungbalai, Senin (9/2/2026).(ham/ist)

TERITORIAL24.COM, Tanjungbalai– Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim melantik Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Tanjungbalai periode 2024–2029. Pelantikan berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Tanjungbalai, Senin (9/2/2026).

Dalam sambutannya, Wali Kota Mahyaruddin Salim menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kualitas kehidupan beragama di tengah tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat. Ia juga mengajak para tokoh agama dan pengurus LPTQ untuk ikut berperan aktif dalam membina masyarakat, tidak hanya dalam bidang keagamaan tetapi juga kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

“Kami dari pemerintah terus berjuang agar kehidupan masyarakat Kota Tanjungbalai menjadi lebih baik. Untuk itu, kami juga mengajak para mualim dan tokoh agama agar menyampaikan kepada masyarakat pentingnya menjaga lingkungan dan memperkuat nilai-nilai keagamaan,” ujar Mahyaruddin.

Ia berharap, dengan terbentuknya kepengurusan LPTQ yang baru, akan lahir generasi Qur’ani yang berbakat dan berprestasi, termasuk penghafal Al-Qur’an hingga 30 juz.

“Kita berharap dari LPTQ ini muncul anak-anak Tanjungbalai yang tidak hanya pandai membaca Al-Qur’an, tetapi juga mampu menghafal hingga 30 juz dan berprestasi di berbagai ajang,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Tanjungbalai Nurmalini Marpaung yang juga menjabat Ketua Umum LPTQ menyampaikan bahwa ke depan LPTQ memiliki tantangan besar, khususnya dalam melakukan pembinaan calon kafilah Tanjungbalai yang akan mewakili daerah pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Sumatera Utara.

Ia menegaskan bahwa upaya tersebut membutuhkan kerja sama dan dukungan dari para ustaz, ustazah, serta seluruh pengurus LPTQ yang memiliki pengalaman dan kompetensi di bidang pembinaan Al-Qur’an.

“Ini bukan pekerjaan ringan dan tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi semua pihak agar Tanjungbalai kembali dikenal sebagai daerah yang melahirkan generasi Qur’ani yang berprestasi,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *