TERITORIAL24.COM, MEDAN – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara membagikan strategi bagi masyarakat untuk mendapatkan tiket Angkutan Lebaran 2026 dengan harga lebih terjangkau melalui optimalisasi program promo dan tarif reduksi.
Langkah ini menjadi solusi cerdas di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat selama bulan Ramadan. Hingga Kamis (12/3/2026) tercatat sebanyak 93.267 tiket telah terjual dari total kapasitas 231 ribu tempat duduk untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 1 April 2026.
Plt. Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menjelaskan bahwa strategi pertama bagi masyarakat adalah memanfaatkan program Promo Stimulus Ekonomi Pemerintah dan Ramadan Festive 2026.
“Program ini menawarkan potongan harga tiket hingga 30 persen untuk layanan KA komersial, khususnya KA Sribilah Utama dan KA Sribilah Fakultatif relasi Medan–Rantauprapat. Hingga Kamis (12/3) minat masyarakat cukup tinggi, terlihat dari 6.999 tiket promo yang telah terjual,” ujarnya.
Untuk promo tiket 30 persen yang merupakan stimulus ekonomi dari pemerintah berlaku untuk perjalanan periode 14–29 Maret 2026.
Sedangkan diskon Ramadan Festive 2026 dapat dimanfaatkan oleh para pelanggan pada keberangkatan periode 9 hingga 20 Maret 2026.
Selain program promo, KAI juga menyediakan strategi melalui tarif reduksi yang menyasar golongan pelanggan tertentu secara permanen.
Fasilitas ini diperuntukkan bagi lansia, penyandang disabilitas, Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI), anggota TNI dan Polri aktif, serta civitas academica dan alumni dari perguruan tinggi mitra.
Untuk memanfaatkan tarif reduksi tersebut, masyarakat dapat mendaftar dengan membawa KTP dan kartu identitas asli seperti kartu pegawai atau kartu alumni ke Customer Service di stasiun kereta api untuk aktivasi hak reduksi pada sistem KAI.
Setelah terdaftar, pemesanan tiket dengan diskon otomatis dapat dilakukan kapan saja melalui menu reduksi di aplikasi Access by KAI.
“Tarif reduksi tersebut tidak dapat digabungkan dengan program promo 30 persen yang sedang berjalan. Bagi masyarakat yang tidak kebagian diskon 30 persen dapat memanfaatkan fasilitas reduksi ini agar tetap memperoleh tiket dengan harga lebih ekonomis,” tambahnya.












